Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sutarmidji Kenang Prof Thamrin Usman: Rektor Visioner yang Tinggalkan Jejak Besar

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB
Sutarmidji saat mengikuti salat jenazah almarhum Prof Thamrin Usman di Masjid Kampus Al-Muhtadin Untan, sebagai bentuk penghormatan terakhir, Selasa (14/4). (ISTIMEWA)
Sutarmidji saat mengikuti salat jenazah almarhum Prof Thamrin Usman di Masjid Kampus Al-Muhtadin Untan, sebagai bentuk penghormatan terakhir, Selasa (14/4). (ISTIMEWA)

 

PONTIANAK POST – Duka mendalam turut dirasakan mantan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2018-2023 yang juga Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Tanjungpura (Untan), Sutarmidji, atas berpulangnya mantan Rektor Untan, Prof Thamrin Usman.

Sutarmidji tampak hadir dalam prosesi salat jenazah yang digelar di Masjid Kampus Al-Muhtadin Untan, Selasa (14/4). Ia turut mensalatkan almarhum bersama keluarga, sahabat, dan civitas akademika sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Dalam keterangannya, Sutarmidji menyampaikan duka cita mendalam. Ia mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin tegas, dan penuh dedikasi saat memimpin Untan selama dua periode.

Baca Juga: In Memoriam Thamrin Usman: Pejuang Kemandirian Energi dan Kritikus Pontianak Post

"Saya sebagai Ketua Ikatan Alumni Untan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Prof Thamrin Usman. Beliau ketika menjadi Rektor Untan sangat banyak karyanya, seperti pengembangan Fakultas MIPA, kemudian Fakultas Kedokteran, dan banyak hal lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan almarhum, Untan mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi kelembagaan maupun pengembangan akademik. Prof Thamrin juga dikenalnya memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, dan visioner.

Selain di dunia pendidikan, almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Mujahidin. Midji-sapaan karibnya mengungkapkan, ia bersama almarhum kerap berdiskusi mengenai berbagai gagasan untuk kemajuan Kalbar.

Baca Juga: Mantan Rektor Untan Prof Thamrin Usman Wafat, Kalbar Kehilangan Tokoh Pendidikan

"Beliau juga pernah menjadi Ketua Yayasan Mujahidin. Kami sering berdiskusi untuk kemajuan Kalbar. Karya-karya ilmiah beliau sebagai guru besar juga sangat banyak,” tuturnya.

Ia menambahkan, sejumlah pemikiran almarhum di bidang energi dinilai relevan dengan perkembangan saat ini. Termasuk gagasan pengembangan bahan bakar berbasis nabati. "Sebetulnya kalau kita lihat, gagasan beliau sudah mengarah ke pengembangan seperti diesel B30, B40, hingga B50. Itu pemikiran yang visioner, dan bisa ditindaklanjuti untuk kebaikan Kalbar,” katanya.

Midji pun mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta seluruh amal ibadahnya diterima. "Mudah-mudahan beliau husnul khatimah, diampuni dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya, dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan duka cita atas nama jajaran pengurus IKA Untan, dan Yayasan Mujahidin, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Atas nama IKA Untan, dan Yayasan Mujahidin, kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup Ketua Pembina Yayasan Mujahidin itu.

Kepergian Prof Thamrin Usman menjadi kehilangan besar bagi Kalbar. Jejak pengabdian, pemikiran, serta karya-karyanya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun dunia pendidikan, dan kemajuan daerah. (bar)

Editor : Miftahul Khair
#Rektor Untan #meninggal dunia #thamrin usman #sutarmidji