PONTIANAK POST - Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan, jika perbaikan dermaga penyeberangan feri Siantan-Bardan harus dilakukan dengan cepat. Adanya kunjungan pengecekan kondisi dermaga oleh Komisi V DPR , menjadi sesuatu yang ditunggu jawabannya.
“Perbaikan dermaga feri Siantan-Bardan itu sesuatu yang urgent. Dengan adanya rencana kunjungan Komisi V DPR RI, mudah-mudahan juga bisa memberi jawaban, kapan pelaksanaan perbaikan dermaga ini bisa dimulai,” ujar Zulfydar, Jumat (17/4).
Pandangan dia, besar kemungkinan update pengerjaan dermaga oleh Kemenhub dapat diketahui kepastiannya setelah kunjungan melihat kondisi dermaga itu. Melihat perwakilan DPR RI dapil Kalbar beberapanya ada di Komisi V, menurutnya, besar kemungkinan perbaikan dermaga ini bisa ditindaklanjuti oleh Kemenhub.
Kalaupun di tahun ini Kemenhub tidak memiliki anggaran, Zulfydar berharap alokasi anggaran perbaikan dermaga ini bisa direalisasikan melalui pokok pikiran Anggota DPR RI Komisi V dapil Kalimantan Barat.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat Ketahanan Fiskal dan PAD
Menurutnya jika pokir perwakilan Komisi V khusus dapil Kalbar digabung, mungkin alokasi anggarannya bisa cukup buat perbaikan dermaga ini. Diketahuinya, dari informasi Wali Kota Pontianak beberapa waktu lalu. Butuh kurang lebih Rp 5 miliar untuk perbaikan dermaga ini.
Pemkot Pontianak sudah menyatakan jika kondisi efisiensi fiskal saat ini, akan berat jika harus melakukan perbaikan dermaga menggunakan dana APBD. Makanya, ajuan proposal di Kemenhub dengan pengawalan dari Komisi V DPR RI Dapil Kalbar bisa menjadi solusi untuk mempercepat perbaikan dermaga ini.
Jika semakin lama dermaga ini diperbaiki, dampaknya alur transportasi di Pontianak hanya satu jalur. Yaitu melalui Jembatan Kapuas. Jika dermaga ini sudah bisa diperbaiki maka pengoperasian kapal feri akan kembali seperti biasa. Alur lalu lintas juga bisa terpecah. Tidak seperti saat ini, terpusat di satu titik, yaitu Jembatan Kapuas.
“Mudah-mudahan saja, perbaikan dermaga bisa dilakukan di tahun ini. Dengan demikian, pengoperasian kapal feri bisa berjalan kembali. Untuk saat ini tak ada alternatif lain. Lalu lintas terpusat ke satu arah, melewati Jembatan Kapuas. Pada jam tertentu di sana macet,” ujar salah satu pengendara, Widi.(iza)
Editor : Hanif