PONTIANAK POST — Delegasi Malaysia melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kalimantan Barat, Senin (13/4). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis di berbagai sektor.
Selama berada di Pontianak dan Kubu Raya, rombongan delegasi menggelar pertemuan dengan sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Pertanian, serta Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kubu Raya.
Delegasi juga bersilaturahmi dengan unsur Kesultanan di Kalimantan Barat, Kedutaan Besar Malaysia, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan seperti Persatuan Satria Pembela Melayu (SPM) yang diterima Datok Awaluddin bin Muhammad Tayeb, Ikatan Keluarga Bugis Melayu Kalimantan (IKBMK) yang diterima Ruslan Salim sebagai Ketua IKBMK dan Sekjen Bala’ Komando Melayu, Novi Azari, SE.
Kehadiran delegasi turut mendapat sambutan hangat dalam kegiatan Halalbihalal yang berlangsung penuh keakraban, mencerminkan kedekatan hubungan sosial dan budaya antara masyarakat Malaysia dan Kalimantan Barat.
Ketua Penolong Pengarah Jabatan Kesihatan Negeri Terengganu (Keamanan dan Kualitas Pangan), TS Mohd Fadzil, menegaskan kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan hubungan bilateral kedua wilayah, khususnya di bidang kesehatan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan pertukaran keahlian profesional.
“Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pembangunan sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan serta meningkatkan daya saing di tingkat regional,” ujarnya.
Sementara itu, Panel TVETec Malaysia, Master Coach STe. (Assoc) Hajah Noor Baini, mengungkapkan salah satu agenda utama delegasi adalah menjajaki pendirian perguruan tinggi berbasis Technical and Vocational Education and Training (TVET) di Kalimantan Barat.
Menurutnya, inisiatif tersebut menjadi wujud komitmen Malaysia dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Kalbar melalui pendidikan vokasional yang terstruktur dan berstandar internasional.
“Kami melihat potensi besar Kalimantan Barat dalam pengembangan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri,” jelasnya.
Kunjungan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Usahanita Setapak, Puan Noorhayati, Ketua Usahanita Bandar, STe Puan Norlela, serta akademisi terkemuka, Prof. Dr. Khatijah dan Prof. Hajjah Zaiton. Kehadiran mereka memperkuat kolaborasi di bidang keilmuan dan kewirausahaan.
Selain itu, rombongan turut diikuti para pelaku usaha dari berbagai sektor seperti koperasi, kuliner, perfilman, fesyen, dan pertanian. Mereka menilai Kalimantan Barat memiliki potensi besar sebagai mitra pengembangan investasi dan ekonomi yang menjanjikan.
Seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi oleh Countless World Sdn Bhd yang berkolaborasi dengan perwakilan Kalimantan Barat melalui PT. Santara Prima Rasa dengan Direktur, Heryanto dan Komisaris, Jamaludin Abarang.
Kunjungan ini dinilai sebagai langkah progresif dalam memperkuat hubungan regional yang kian dinamis, sekaligus membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan antara Malaysia dan Kalimantan Barat. (ash/ser)
Editor : Hanif