Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPRD Pontianak Kawal Penataan Pasar Kreatif, Libatkan Anak Muda untuk Hidupkan Kembali Pasar Tradisional

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 28 April 2026 | 10:23 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa.

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa mengatakan langkah Wali Kota untuk melakukan penataan pasar menjadi lebih kreatif dengan menggandeng anak muda, harus didukung dan dikawal. Harapan dia, dengan cara tersebut, mampu menjadikan pasar sebagai magnet untuk didatangi konsumen.

“Pak Wali mau menyulap pasar lama dengan ide kreatif. Dalam upayanya, beliau juga akan menggandeng anak muda. Dengan pasar yang disulap kreatif diharap ke depan pasar tersebut juga bisa sebagai magnet untuk dikunjungi oleh konsumen,” ujar Bebby kepada Pontianak Post, Senin (27/4).

Kata Bebby kondisi pasar saat ini memang sepi. Terutama pada pasar yang menjual produk pakaian dan pernak pernik. Menurutnya penurunan jumlah konsumen datang ke pasar dikarenakan terdapat peralihan gaya belanja masyarakat. Dari yang mulanya konvensional kini ke digital.

Oleh sebab itu, pemerintah mesti jeli terhadap peralihan gaya belanja konsumen di pasar ini. Langkah Wali Kota yang akan mengubah wajah pasar lebih kreatif dengan menggandeng anak muda, dirasa bisa menjadi salah satu upaya buat meramaikan pasar.

Baca Juga: Kritik Kebijakan Pusat, Norsan Soroti Sentralisasi Perizinan Tambang dan Peran Strategis Daerah

Pasar harus lebih menarik. Karena sekarang pasar bukan hanya tempat pertukaran ekonomi saja. Pasar harus menjadi landmark. Dengan memiliki ciri khas maka pasar kreatif bisa tumbuh dan pastinya masyarakat akan ramai kembali datang ke pasar.

Makanya dibutuhkan ide segar dari anak muda buat melakukan inovasi di pasar tengah. Dengan adanya ide kreatif wajah pasar bisa menarik dan keinginannya pasar bisa semakin ramai.

Sebelumnya Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau pasar tradisional. Dia berencana merevitalisasi sejumlah pasar yang selama ini belum berfungsi optimal menjadi ruang kreatif, termasuk sebagai tempat aktivitas anak muda.

Langkah ini dilakukannya agar pasar tidak hanya menjadi pusat transaksi kebutuhan harian, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan produktif dan destinasi ekonomi baru di Pontianak.

“Pasar yang tidak aktif seperti Pasar Cempaka, Pasar Kapuas Indah ini perlu direvitalisasi. Harapan kita ke depan pasar ini bisa hidup dengan konsep baru, sama seperti pasar di Jakarta dan Bandung yang mampu menghidupkan lantai atas pasar sebagai ruang kreatif anak muda,” tutupnya.(iza)

Editor : Hanif
#pasar kreatif #magnet ekonomi #dprd pontianak #anak muda #Penataan