PONTIANAK POST - Pemadam kebakaran Mitra Khatulistiwa merayakan Hari Ulang Tahun ke-1 dengan penuh semangat dan kebersamaan pada Minggu (3/5).
Peringatan perdana ini, tanpa seremoni besar. Namun, suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa.
Komunitas pemadam kebakaran lain datang silih berganti mengucapkan selamat. Selain doa bersama, syukuran potong tumpeng, acara juga diisi dengan makan bersama serta hiburan.
Baca Juga: Cegah Karhutla Saat El Niño, Polisi di Landak Lakukan Simulasi Pemadaman dan Edukasi Damkar
Unit damkar swasta yang diresmikan pada Mei 2025 di Jalan Karya Baru ini didirikan sebagai respon terhadap tingginya kasus kebakaran, bertujuan mempercepat penanganan darurat dan mengurangi risiko kebakaran di wilayah Pontianak dan sekitarnya.
Rico Sugioto adalah Ketua Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Mitra Khatulistiwa, kehadiran damkar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat pengabdian dan respons cepat, diharapkan hampir 70-an anggotanya semakin solid, profesional, dan bermanfaat sebagai garda terdepan keselamatan warga.
Baca Juga: Petugas Damkar Bersihkan Halaman Masjid, Berikan Kenyamanan Umat Islam Laksanakan Salat Ied
"Kami berharap kehadiran Damkar Mitra Khatulistiwa ini bisa bermanfaat bagi warga Pontianak dan sekitarnya," ulasnya.
Ulang tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran vital damkar bagi masyarakat. Tidak hanya memadamkan api, damkar juga hadir dalam penyelamatan darurat, edukasi pencegahan, penanganan bencana.
Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi mengapresiasi hadirnya Damkar Mitra Khatulistiwa di Pontianak sehingga menambah keberadaan damkar di kota ini. Kehadiran pemadam kebakaran ini merupakan tradisi gotong royong masyarakat Pontianak dalam menghadapi musibah, salah satunya kebakaran.
Ia berharap, kehadiran pemadam kebakaran Mitra Khatulistiwa ini bisa menjadi inspirasi masyarakat untuk secara bergotong royong mendirikan unit damkar, terutama di daerah-daerah yang sulit terjangkau Damkar yang sudah ada. "Makanya kehadirannya mesti kita dukung, support," pungkasnya. (mrd)
Editor : Miftahul Khair