Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perbaikan Dermaga Bardan-Siantan Belum Jelas, Pemkot Siapkan Alternatif Jembatan

Mirza Ahmad Muin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 12:21 WIB
Edi Rusdi Kamtono.
Edi Rusdi Kamtono.

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari Kementerian Perhubungan perihal ajuan perbaikan dermaga Bardan-Siantan. Solusi lain, dia juga tengah memikirkan terkait wacana Pembangunan Jembatan Garuda yang pernah digaungkannya.

“Kaitan dengan perbaikan dermaga feri Bardan-Siantan sejauh ini kami masih menunggu jawaban dari Kemenhub. Beberapa waktu lalu kan, dermaga ini sudah ditinjau oleh Anggota DPR RI Komisi V. Mudah-mudahan saja secepatnya ada kabar,” katanya Jumat (8/5).

Selain upaya pengajuan bantuan di Kemenhub dengan pengawalan Anggota DPR RI Komisi V dapil Kalbar. Dirinya juga mencarikan solusi lain. Salah satunya terkait wacana Edi yang pernah digaungkan dulu. Yaitu pembangunan Jembatan Garuda di titik Bardan-Siantan.

Mengenai rencana pembangunan Jembatan Garuda, rencana orang nomor satu Pontianak ini akan soan di Kementerian PU. Tujuannya untuk menyelesaikan proses administrasinya. Karena Undang-undang tentang jalan tol ini tupoksinya ada di Kementerian PU. Sehingga segala administrasi dan kelengkapan harus dikoordinasikan.

Baca Juga: SPMB Daring Kota Pontianak 2026 Dibuka, Validasi Berkas Diawasi Ketat

Diceritakan dia, soal Jembatan Garuda ini sebetulnya ada investor swasta yang berminat. Nantinya, ketika jembatan ini jadi dan bisa berfungsi, pengendara akan dikenakan tarif. Namun memang untuk mewujudkan ini agak berat.

Kalaupun dalam pertemuannya dengan Kementerian PU membahas pembangunan jembatan ini bisa dilakukan oleh pemerintah pusat, malah semakin baik. Dia pun siap, jika dalam pembangunannya dapat ditanggung bersama. Seperti alokasi dana pusat, provinsi dan Pemkot Pontianak.

Sebab menurutnya, pembangunan jembatan ini memang mesti dilakukan. Tujuannya untuk memecah alur lalu lintas yang kini masih terpusat di Jembatan Kapuas I dan II. Ketika ada Jembatan Garuda maka kemacetan juga bisa terurai di beberapa titik.

Mengenai pembebasan lahan dan dampak sosial yang akan terjadi, dirasa Edi bisa digenahkan. Sebab lahan Eks Terminal Siantan itu milik Pemkot Pontianak. Adapun tantangannya, paling sebatas pemindahan pedagang saja.

Mengenai keberadaan tugu nol kilometer di Siantan, rasa Edi tidak ada persoalan. Tetapi dia justru lebih setuju jika ke depan penempatan nol kilometer itu tak jauh dari Bank BNI.

Baca Juga: Transformasi KBLI 2025 Mendorong Ekonomi Digital dan Investasi Berkelanjutan

“Nol kilometer itu dulu di sana, karena sebagian besar perjalanan dari Pontianak ke kabupaten tetangga melalui jalur Siantan. Sebab dulu belum ada jalan arah ambawang dan batang tarang. Semuanya mesti melalui Anjungan untuk sampai ke daerah hulu atau daerah pesisir, seperti Singkawang dan Sambas,” ujarnya.(iza)

Editor : Hanif
#Feri #Perbaikan #jembatan #pemkot pontianak #kemenhub