Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pekan Gawai Dayak Kalbar 2026 Siap Digelar: Simak Jadwalnya, Hadirkan Tamu Malaysia dan Seminar Internasional

haryadi PP • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:10 WIB
Jumpa Pers: Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) XL Tahun 2026 menggelar jumpa pers di Rumah Betang, Jalan Sutoyo, Rabu (13/5). (HARYADI/PONTIANAK POST)
Jumpa Pers: Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) XL Tahun 2026 menggelar jumpa pers di Rumah Betang, Jalan Sutoyo, Rabu (13/5). (HARYADI/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST  – Menjelang pelaksanaan Pekan Gawai Dayak (PGD) XL Tahun 2026, panitia penyelenggara melaksanakan jumpa pers di Rumah Betang, Jalan Sutoyo, Rabu (13/5). Berbagai persiapan terus dimatangkan oleh panitia acara agar gelaran ajang tahunan ini lebih maksimal dalam menyambut tamu, baik lokal maupun mancanegara.

Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak XL, Thomas Aleksander, mengatakan pelaksanaan PGD tahun 2026 akan berlangsung di Rumah Radakng pada 20 hingga 24 Mei 2026. Setidaknya ada sekitar 400 tamu dari Konsulat Malaysia, termasuk perwakilan dari Sabah dan Sarawak, yang telah mengonfirmasi kehadiran pada perhelatan budaya tahun ini.

"PGD 2026 tahun ini akan menonjolkan kekayaan budaya Dayak Kabupaten Ketapang sebagai sorotan utama. Rangkaian sakral acara akan dimulai dengan Misa Syukur pada 15 Mei," jelasnya.

Baca Juga: Singkawang Siap Gelar Gawai Dayak Naik Dango XXVI 2026, Harmoni Budaya di Kota Tertoleran

Thomas Aleksander melanjutkan, PGD tahun ini tidak hanya menampilkan aspek hiburan, tetapi juga menyentuh ranah pertukaran gagasan intelektual, yaitu melalui seminar yang akan digelar pada 19 Mei.

Seminar ini mengusung tema besar "Pemberdayaan Masyarakat Dayak dalam Arus Globalisasi: Strategi Pembangunan Manusia Berbasis Pendidikan dan Kearifan Lokal di Kalimantan untuk Memperkuat Peran Masyarakat Dayak di Ibu Kota Nusantara". Seminar akan menghadirkan pakar dan akademisi mancanegara, hingga menggandeng pemengaruh (influencer) muda untuk menjadi daya tarik.

"Melalui diskusi pada seminar tersebut, diharapkan lahir strategi konkret agar kearifan lokal Kalimantan tetap menjadi fondasi kuat dalam memperkuat peran masyarakat Dayak di tengah masifnya pembangunan ibu kota baru.Nantinya panitia akan membuat 10 rekomendasi hasil dari seminar yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat," ucapnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan PGD yang digelar pada 20–24 Mei di Rumah Radakng nantinya akan diikuti lebih dari 30 sanggar yang akan meramaikan displai budaya pada acara pembukaan. Masyarakat akan disajikan kolaborasi budaya lokal yang ditampilkan oleh para peserta.

Baca Juga: Bupati Ketapang Tutup Gawai Adat Bejujokng XV, Dorong Pelestarian Budaya Dayak

Selain itu, berbagai kegiatan lomba di PGD tahun ini antara lain Lomba Lagu Dayak, Lomba Menyumpit, Lomba Pangka’ Gasing, Lomba Melukis Perisai, Lomba Menumbuk Padi, Lomba Tato, hingga Pemilihan Bujang Dara Dayak Kalimantan Barat.

"Beberapa rapat koordinasi teknis terus dilakukan untuk memastikan acara berjalan lancar dan aman. Kenyamanan pengunjung serta keamanan pelaksanaan menjadi fokus perhatian, agar kegiatan tahunan ini tetap berjalan lancar," tutupnya. (yad)

Editor : Miftahul Khair
#Pekan Gawai Dayak Kalbar #seminar #budaya