Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Baru Tiba 999 Dus, Air Zamzam Jemaah Haji Kalbar Datang Bertahap, Distribusi Mulai Dilakukan

Marsita Riandini • Kamis, 14 Mei 2026 | 17:00 WIB
Petugas menurunkan dus air zamzam di Asrama Haji Transit Pontianak, Kamis (14/5). Distribusi dilakukan bertahap untuk memenuhi kebutuhan ribuan jemaah haji asal Kalimantan Barat tahun 2026. (Marsita/Pontianak Post)
Petugas menurunkan dus air zamzam di Asrama Haji Transit Pontianak, Kamis (14/5). Distribusi dilakukan bertahap untuk memenuhi kebutuhan ribuan jemaah haji asal Kalimantan Barat tahun 2026. (Marsita/Pontianak Post)

 

 

PONTIANAK POST – Ratusan galon air zamzam mulai tiba di Asrama Haji Transit Pontianak, namun jumlahnya masih belum mencukupi untuk seluruh jemaah haji asal Kalimantan Barat tahun 2026.

Hingga Kamis (14/5), Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalbar baru menerima 999 dus air zamzam, sementara kebutuhan mencapai 1.861 galon untuk 1.844 jemaah dan 17 petugas haji.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalbar, Kamaludin, mengatakan pihaknya masih menunggu pengiriman tambahan sambil terus berkoordinasi dengan maskapai Saudi dan Embarkasi Batam.

“Informasinya hari ini datang lagi sekitar 600 dus dan sedang dihitung oleh petugas di asrama haji,” ujarnya kepada Pontianak Post 

Setiap dus berisi lima liter air zamzam yang nantinya dibagikan kepada jemaah setibanya di daerah masing-masing.

Sebagian bahkan sudah mulai disalurkan melalui Kemenhaj kabupaten/kota dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“KBIHU Muhammadiyah dan jemaah dari Kabupaten Sekadau sudah ada yang mulai distribusi,” katanya.

Di tengah proses distribusi, Kemenhaj juga kembali mengingatkan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun kabin pesawat. Aturan itu berlaku ketat dalam penerbangan internasional.

“Kalau ditemukan ada zamzam di koper, biasanya koper akan dibongkar. Kecuali untuk diminum selama perjalanan,” tegas Kamaludin.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Kalbar, M Yusuf, mengatakan pihaknya juga fokus memastikan kondisi kemasan air zamzam tetap aman selama proses pengiriman.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak maskapai agar kemasan yang bocor atau basah tidak ikut didistribusikan kepada jemaah.

“Alhamdulillah yang datang dalam kondisi kering dan aman,” ujarnya.

Menurut Yusuf, jika ditemukan kerusakan atau kebocoran, pihaknya akan meminta penggantian kepada maskapai penerbangan Saudi. (mrd)

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#jemaah haji #stok #kalimantan barat #Tiba #air zam zam