Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Profil Ocha: Si Bungsu yang Berjiwa Sosial Tinggi dan Aktif Mengajar Anak-Anak Kecil di Pontianak

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 14 Mei 2026 | 23:04 WIB
Andre Kuncoro memeluk putrinya, Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha), setibanya di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5). Kepulangan siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai polemik LCC Empat Pilar itu disambut haru keluarga dan para pendukung. / IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST
Andre Kuncoro memeluk putrinya, Josepha Alexandra Roxa Potifera (Ocha), setibanya di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5). Kepulangan siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai polemik LCC Empat Pilar itu disambut haru keluarga dan para pendukung. / IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST

 

PONTIANAK POST – Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Ocha mendadak dikenal publik nasional setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026.

Di balik viralnya video protes tersebut, Ocha dikenal sebagai siswi pendiam yang lebih senang belajar daripada menjadi pusat perhatian.

Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu menjadi sorotan setelah videonya mempertanyakan keputusan dewan juri menyebar luas di media sosial.

Banyak warganet menilai Ocha menyampaikan protes dengan tenang, lugas, dan berani, sehingga memicu simpati publik.

Polemik tersebut akhirnya mendapat perhatian DPR RI hingga MPR RI.

Ocha bersama tim SMAN 1 Pontianak bahkan diundang ke Jakarta untuk bertemu Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, serta mengikuti pembekalan public speaking dan debat.

Anak Pendiam yang Betah Belajar

Di rumah, Ocha dikenal sebagai pribadi yang tidak banyak bicara. Sang ayah, Andre Kuncoro, menyebut putrinya lebih sering menghabiskan waktu di kamar bersama laptop dan buku pelajaran.

“Ocha itu nggak banyak bicara kesehariannya. Dia lebih senang berada di kamar dengan dunianya sendiri, belajar,” ujar Andre kepada Pontianak Post.

Menurut keluarga, Ocha kerap belajar hingga larut malam. Bahkan saat diminta beristirahat oleh ibunya, ia tetap bertahan di depan laptop sampai merasa pekerjaannya selesai.

Kebiasaan itu membuat orang tuanya beberapa kali khawatir. Namun mereka menyadari belajar memang menjadi hobi putrinya.

“Kadang kami orang tua juga khawatir, ini anak nggak stres. Tapi memang dia suka belajar,” katanya.

Aktif Membina Anak-anak

Meski dikenal serius belajar, Ocha ternyata aktif dalam kegiatan sosial. Ia rutin membantu membina anak-anak kecil di kawasan Taman Catur Untan, Pontianak.

Di sana, Ocha mengajarkan pelajaran sekolah, membantu mewarnai, hingga melukis bersama anak-anak.

“Biasanya membina adik-adik kecil, mengajarkan pelajaran juga,” ungkap Andre.

Aktivitas tersebut memperlihatkan sisi lain Ocha yang peduli terhadap lingkungan sekitar, jauh dari citra siswa ambisius yang hanya fokus akademik.

Viral karena Membela Keadilan

Nama Ocha viral setelah video dirinya memprotes jawaban yang dinilai salah oleh juri LCC Empat Pilar beredar luas di media sosial. Banyak masyarakat menilai keberanian siswi SMA itu sebagai bentuk perjuangan terhadap keadilan dan sportivitas dalam kompetisi.

Kasus tersebut bahkan membuat MPR RI melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan lomba. Final LCC Empat Pilar Kalbar diputuskan untuk diulang dengan susunan juri baru.

Bagi Andre Kuncoro, kejadian itu menjadi pelajaran besar tentang keberanian anak muda menyampaikan kebenaran.

“Publik Indonesia tidak hanya dipertontonkan acara lomba, tapi bagaimana seorang anak kecil dengan gagah berani menyuarakan keadilan dan kebenaran,” tuturnya.

Bercita-cita Jadi Dosen

Sejak kecil, Ocha diketahui bercita-cita menjadi dosen. Namun kini ia memilih menjalani setiap peluang yang datang sambil tetap fokus belajar.

Di tengah perhatian publik, Ocha dan tim SMAN 1 Pontianak juga mendapat tawaran beasiswa kuliah penuh ke China dari Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.

Meski begitu, Ocha belum ingin terburu-buru mengambil keputusan.

“Untuk sementara saya fokus dulu belajar di sekolah,” kata si bungsu dari dua bersaudara ini.

Kini, setelah sorotan nasional mulai mereda, Ocha memilih kembali ke rutinitas sederhananya: belajar, membaca, dan mengejar mimpi dengan caranya sendiri. (bar)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#lcc empat pilar #profil Ocha #Josepha Alexandra Roxa Potifera #siswi viral Pontianak #SMAN 1 PONTIANAK