Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Heri Mustamin Dorong Investasi Produktif untuk Perkuat Ekonomi Kalbar Tahun 2026

Mirza Ahmad Muin • Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:45 WIB
Heri Mustamin, Anggota Komisi IV DPRD Kalbar.
Heri Mustamin, Anggota Komisi IV DPRD Kalbar.

PONTIANAK POST - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar, Heri Mustamin menilai pertumbuhan ekonomi Kalbar di tahun 2026 akan berkualitas apabila didukung masuknya investasi yang mampu menciptakan aktivitas produksi dan menyerap banyak tenaga kerja. Menurutnya, investasi yang produktif akan memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka pengangguran.

Heri mengatakan, ketika pengangguran dapat ditekan maka daya beli masyarakat juga akan meningkat. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka statistik, namun juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Pertumbuhan ekonomi itu harus berkualitas diantaranya dengan banyaknya investasi yang masuk, menyerap banyak tenaga kerja," ujarnya belum lama ini.

Meski demikian, dia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kalbar saat ini masih sangat bergantung pada aktivitas sektor pertambangan. Menurutnya, dominasi sektor tambang memang menjadi penopang terbesar perekonomian daerah, namun kondisi tersebut juga perlu diwaspadai karena ekonomi daerah belum sepenuhnya ditopang sektor lain yang lebih merata seperti pertanian dan perkebunan.

Baca Juga: Polda Kalbar Sebut Kelalaian Pengendara Jadi Faktor Utama Kecelakaan Lalu Lintas

Ia juga mengkhawatirkan tingginya pertumbuhan ekonomi pada triwulan awal tahun 2026 yang bertepatan dengan momentum hari besar keagamaan seperti Ramadan, Imlek, dan Idulfitri. Pada periode tersebut, terjadi peningkatan daya beli masyarakat akibat pencairan tunjangan hari raya, gaji, dan berbagai tambahan penghasilan lainnya sehingga daya beli masyarakat meningkat cukup signifikan.

Ke depan, dia mengingatkan Kalbar masih akan menghadapi tantangan geopolitik global yang dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu yang menjadi perhatian ialah potensi kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM yang dapat berdampak terhadap inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat.(iza)

Editor : Hanif
#investasi #DPRD Kalbar #produksi #Tenaga Kerja #pertumbuhan ekonomi