Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ketua DPRD Pontianak Minta Hewan Kurban Dipastikan Sehat Jelang Iduladha 2026

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 19 Mei 2026 | 11:12 WIB
Satarudin
Satarudin

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin minta kepada dinas terkait untuk melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban sapi dan kambing jelang perayaan lebaran haji. Dimintanya hewan yang dikurbankan dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi.

“Jelang lebaran haji, saya minta dinas terkait melakukan pengecekan di lapangan untuk hewan kambing dan sapi. Dalam pengecekan itu, fokuskan terhadap kesehatan hewan kurban,” ujar Satarudin, Senin (18/5).

Menurutnya, jelang lebaran haji akan terdapat peningkatan terhadap penjualan hewan kurban. Terutama sapi dan kambing. Ketika terdapat peningkatan penjualan hewan kurban di Kota Pontianak, dimintanya pengawasan oleh dinas terkait juga dapat ditingkatkan.

Tim dokter hewan dari Pemkot Pontianak mesti melakukan pengecekan di lapangan. Data-data pengusaha kambing dan sapi pastinya sudah ada. Tinggal melakukan koordinasi untuk memastikan agar hewan kambing dan sapi siap untuk dikurbankan.

Baca Juga: Edi Rusdi Kamtono Dorong Kader HMI Jadi Generasi Penentu Indonesia Emas 2045

Penyakit mulut dan kuku kata dia rentan terutama untuk sapi. Jangan sampai hewan kurban dalam keadaan sakit justru bisa lepas dan dikurbankan. “Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Kemudian hewan kambing dan sapi yang didatangkan dari luar Kota Pontianak hendaknya juga tidak luput dalam pengawasan Pemkot Pontianak. Dimintanya, ketika hewan tersebut datang untuk langsung dilakukan pengecekan kesehatannya.

Ketua DPRD Pontianak juga minta, pengawasan untuk penjualan hewan kurban tidak menggunakan fasilitas umum, seperti di jalan protokol, dan titik-titik yang justru membuat daerah tersebut menjadi kumuh.

Pemkot Pontianak sudah seharusnya melakukan sosialisasi kan ini. Dimana tempat yang dibolehkan jualan dan mana tempat yang dilarang untuk berjualan hewan kurban. Terutamanya di fasilitas umum.

Dia berharap di perayaan idul adha tahun ini, terdapat peningkatan dalam penjualan hewan kurban. Dengan meningkatnya penjualan hewan kurban, nantinya juga dapat dirasakan manfaatnya ke masyarakat langsung. Selain distribusi hewan kurban didapat masyarakat muslim, meningkatnya penjualan hewan kurban juga berpengaruh pada geliat pertumbuhan ekonomi.

“Momentum perayaan hari besar keagamaan seperti lebaran haji, juga mampu meningkatkan geliat ekonomi. Paling tidak masyarakat belanja kebutuhan dasar di pasar untuk merayakan idul adha,” katanya.(iza)

Editor : Hanif
#sapi #hewan kurban #kambing #dprd pontianak #dinas kesehatan