Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Penataan Kawasan Ambalat Pontianak Dimulai, Pemkot Benahi Drainase hingga Jalan Rusak

Uray Ronald • Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:09 WIB
WAWANCARA: Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono saat diwawancarai wartawan, Selasa (13/1/2025). Edi menyatakan Pemkot Pontianak menyiapkan lahan pemakaman baru untuk mengatasi keterbatasan  pemakaman umumWali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (Dok) 

PONTIANAK  POST – Pemerintah Kota Pontianak mulai melakukan penataan Kawasan Ambalat yang berada di Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Program ini difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan, memperbaiki kondisi jalan yang rusak, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan desain penataan kawasan telah disiapkan dan saat ini memasuki tahapan pelaksanaan melalui proses lelang yang telah dianggarkan pada tahun 2026.

“Sekarang desain penataannya sudah ada. Kawasan itu memang sering terjadi genangan ketika hujan, kemudian kondisi jalannya juga rusak. Akses jalannya perlu dibenahi supaya kawasan itu lebih representatif,” kata Edi, Jumat (29/5).

Baca Juga: Edi Kamtono Dorong Optimalisasi PAD Lewat Pemanfaatan Aset Milik Pemkot Pontianak

Fokus Perbaikan Drainase, Jalan, dan Trotoar

Berdasarkan rancangan yang telah disiapkan pemerintah daerah, penataan kawasan akan mencakup pembenahan saluran drainase, peningkatan kualitas jalan, serta pembangunan trotoar yang lebih layak bagi pejalan kaki.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Jalan Budi Karya merupakan salah satu koridor yang terus berkembang sebagai kawasan permukiman dan penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Di lapangan, kawasan ini selama bertahun-tahun menghadapi persoalan genangan saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada kenyamanan lingkungan dan aktivitas usaha di sekitarnya.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Kebut Proyek SPALD-T untuk Wujudkan Revolusi Sanitasi Kota

Perubahan Fungsi Kawasan Dorong Penataan Menyeluruh

Menurut Edi, wajah kawasan perlu disesuaikan dengan perkembangan tata ruang yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah kompleks perumahan, fasilitas penginapan, dan usaha jasa kini tumbuh di sekitar Jalan Budi Karya.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah ruko yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan maupun pusat distribusi barang sehingga menimbulkan kesan semrawut dan kurang tertata.

“Di sana sekarang sudah menjadi kawasan perumahan, ada kompleks perumahan yang cukup baik, ada hotel juga. Karena itu kita berharap ke depan kawasan ini bisa lebih tertata dan tidak menimbulkan kesan negatif,” ujarnya.

Penataan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan citra kawasan sebagai lingkungan yang layak huni dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga: Kasus TPPO Terbongkar di Pontianak, Dua Gadis asal Deli Serdang Nyaris Dinikahkan dengan Warga China

Pemkot Tertibkan Aktivitas yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kota Pontianak juga melakukan pembinaan terhadap pedagang kaki lima dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Sosialisasi telah dilakukan kepada para pedagang untuk menjaga ketertiban lingkungan, termasuk terkait penggunaan pengeras suara dan pemutaran musik yang berpotensi mengganggu warga.

“Mereka sudah kita kumpulkan dan diberikan pemahaman. Tidak diperkenankan memutar musik yang mengganggu lingkungan sekitar. Kalau ada kafe yang ingin menampilkan musik atau karaoke, harus dilakukan di dalam ruangan tertutup supaya tidak mengganggu,” jelas Edi.

Pengawasan Berkelanjutan Demi Lingkungan yang Aman dan Nyaman

Pemerintah Kota melalui Satpol PP bersama instansi terkait juga terus melakukan pengawasan rutin di kawasan Ambalat.

Pengawasan mencakup penertiban aktivitas masyarakat yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk keberadaan anak-anak di bawah umur pada jam-jam larut malam.

Pemkot menegaskan bahwa penataan kawasan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mencakup upaya menciptakan lingkungan sosial yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

“Satpol PP bersama pihak terkait akan terus memantau. Sementara proses lelang berjalan dan pekerjaan mulai dilaksanakan. Harapan kita kawasan ini ke depan semakin tertata, lebih nyaman, bersih, dan memberikan citra yang baik bagi Kota Pontianak,” tutupnya.

Baca Juga: Polisi Pastikan Isu Teror Pocong di Pontianak Tak Terbukti, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Harapan Warga di Balik Penataan Kawasan Ambalat

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar Jalan Budi Karya, penataan kawasan menjadi harapan baru untuk mengurangi persoalan yang selama ini dirasakan, mulai dari genangan air, akses jalan yang kurang nyaman, hingga penataan lingkungan yang belum optimal.

Jika proyek berjalan sesuai rencana, kawasan Ambalat berpotensi menjadi salah satu wajah baru Pontianak Selatan yang lebih tertib, aman, dan mendukung kualitas hidup warga secara berkelanjutan.

Kiswanto, seorang warga merespons positif rencana penataan kawasan Ambalat. Menurutnya, sudah sejak lama ia merasa kurang nyaman jika melintasi kawasan ini, terutama di malam hari.

Pasalnya, suara musik yang hingar-bingar kerap terdengar dari kafe atau warung sehingga mirip diskotek di pinggir jalan. Kafe-kafe tersebut juga minim penerangan alias remang-remang. 

Di sisi lain, pedagang kaki lima juga kurang tertata dan banyak remaja yang ngumpul di pinggir jalan sehingga terkadang mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Memang sebaiknya lingkungan dan pedagang kaki lima di kawasan ini ditata supaya rapi. Apalagi lokasinya kan dekat dengan hotel yang banyak tamu dari luar daerah sehingga bisa memengaruhi citra kota,” ujarnya.*

Editor : Uray Ronald
#Penataan Kawasan Ambalat Pontianak #Jalan Budi Karya Pontianak #Penanganan Genangan Air Pontianak #Wali kota Pontianak Edi kamtono