Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Guru di Pontianak Diminta Tingkatkan Kesadaran Keamanan Digital dalam Pembelajaran Modern

Novantar Ramses Negara • Kamis, 11 Juni 2026 | 13:45 WIB
Pemateri sedang menyampaikan materi tentang keamanan digital kepada guru-guru di SMA Muhammadiyah 1  (ISTIMEWA)
Pemateri sedang menyampaikan materi tentang keamanan digital kepada guru-guru di SMA Muhammadiyah 1 (ISTIMEWA)
 
PONTIANAK POST – Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran mendorong guru untuk terus meningkatkan kapasitas, bukan hanya dalam menyusun bahan ajar yang kreatif, tetapi juga dalam memahami keamanan digital. Seiring maraknya penggunaan aplikasi dan platform digital dalam kegiatan belajar mengajar, kesadaran guru terhadap perlindungan data pribadi dinilai perlu terus diperkuat.
 
Wakil Kepala Kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Nur Rofik, mengatakan guru kini dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi agar pembelajaran lebih menarik dan sesuai kebutuhan peserta didik. Berbagai media digital, seperti video pembelajaran dan platform interaktif, sudah menjadi bagian dari metode belajar yang diterapkan di sekolah.
"Guru harus mengikuti perkembangan zaman. Bahan ajar sekarang perlu dikemas lebih menarik melalui berbagai media digital agar siswa lebih tertarik dan tidak mudah bosan," ujarnya, Rabu (10/6) siang.
 
Meski demikian, Rofik menilai masih banyak guru yang lebih fokus memanfaatkan teknologi ketimbang memahami risiko keamanan yang menyertainya. Ia mencontohkan masih adanya pengguna yang membagikan informasi pribadi secara terbuka atau mengunggah dokumen penting tanpa memperhitungkan potensi penyalahgunaan data.
 
Kondisi itu, menurutnya, menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas guru di bidang keamanan digital masih sangat dibutuhkan. Pengetahuan soal perlindungan data pribadi, keamanan akun, hingga cara mengenali modus penipuan digital perlu terus diperbarui seiring berkembangnya teknologi.
"Pengetahuan tentang keamanan digital harus terus di-upgrade. Teknologi berkembang sangat cepat, sehingga guru juga harus terus belajar agar tidak menjadi korban penyalahgunaan teknologi," katanya.

Pengajar keamanan digital, Hamdan Darsani, menyebut sebagian besar guru sebenarnya sudah memiliki pemahaman dasar soal keamanan digital. Namun, yang masih perlu ditingkatkan adalah kesadaran untuk menerapkan prinsip-prinsip keamanan itu dalam aktivitas sehari-hari.
"Guru-guru sebenarnya sudah tahu tentang keamanan digital. Yang perlu diperkuat adalah kesadaran dan kebiasaan dalam menerapkannya, baik saat menggunakan media sosial, aplikasi pembelajaran, maupun saat mengelola data pribadi," ujarnya.
 
Hamdan menambahkan, ancaman digital saat ini semakin beragam, mulai dari pencurian data, penyalahgunaan identitas, hingga berbagai bentuk penipuan daring. Karena itu, pelatihan dan edukasi keamanan digital bagi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara aman sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik dalam beraktivitas di ruang digital. (mse)
Editor : Hanif
#keamanan digital #teknologi #guru #pontianak #pembelajaran