PONTIANAK POST – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat, Kundori, mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dan memegang teguh kode etik jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Pesan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang berlangsung di Aula Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Selasa (9/6).
Menurut Kundori, era digital menghadirkan tantangan baru bagi dunia pers. Kehadiran media sosial dan derasnya arus informasi menuntut wartawan untuk tetap konsisten menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik yang benar.
Baca Juga: PWI Kalbar Dukung Penetapan DPT Kongres, Kundori Tegaskan Hanya Ketua Sah Berwenang Rekom Peninjau
“Di tengah maraknya media sosial dan derasnya penyebaran informasi, wartawan dituntut untuk tetap mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menilai pemahaman terhadap kode etik jurnalistik menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi wartawan secara bertanggung jawab. Kode etik tidak hanya berfungsi sebagai pedoman kerja, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap media.
“Kode etik merupakan pedoman penting yang harus dijunjung tinggi dalam setiap proses peliputan, penulisan, hingga penyajian informasi kepada publik,” ujar Kundori.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi seharusnya tidak menggeser nilai-nilai dasar jurnalisme yang selama ini menjadi fondasi profesi wartawan. Adaptasi terhadap perkembangan digital memang diperlukan, namun harus tetap dibarengi dengan komitmen terhadap akurasi dan verifikasi informasi.
Baca Juga: Ketua PWI Kapuas Hulu Desak Penertiban Wartawan Abal-Abal
“Di era digitalisasi saat ini, wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap mempertahankan profesionalisme dan nilai-nilai jurnalisme. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap diimbangi dengan verifikasi dan kepatuhan terhadap kode etik,” tegasnya.
Kundori berharap seluruh wartawan, khususnya anggota PWI Kalimantan Barat, terus meningkatkan kapasitas diri serta menjaga standar profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis. (*)
Editor : Miftahul Khair