Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Atasi Banjir Pontianak, Pemkot Kerahkan Eskavator Amfibi Keruk Parit Hadapi Hujan Deras dan Rob

Mirza Ahmad Muin • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:35 WIB
Dinas PUPR Kota Pontianak menerjunkan eskavator amfibi untuk mengeruk parit agar memperlancar aliran air. (DOK PEMKOT PONTIANAK)
Dinas PUPR Kota Pontianak menerjunkan eskavator amfibi untuk mengeruk parit agar memperlancar aliran air. (DOK PEMKOT PONTIANAK)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya menangani persoalan banjir dan genangan yang terjadi di sejumlah kawasan, terutama saat hujan deras bersamaan dengan pasang air sungai atau rob.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kondisi banjir di Pontianak tidak terlepas dari karakter topografi kota yang relatif datar. Kondisi tersebut membuat aliran air membutuhkan waktu lebih lama untuk surut, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi dalam durasi panjang.

“Banjir di Kota Pontianak ini memang kita sudah berupaya. Kota Pontianak topografinya flat. Kemarin hujan lebih dari tiga jam dengan curah hujan yang besar, berdasarkan data yang saya dapatkan dari BMKG,” ujarnya, Kamis (18/6).

Baca Juga: Banjir Pontianak Meluas, Rumah Warga Terendam, Puncak Rob Masih Mengancam

Selain curah hujan tinggi, Edi menjelaskan bahwa kondisi pasang rob juga turut memengaruhi terjadinya genangan. Hingga tanggal 19 Juni, air pasang rob diperkirakan mencapai sekitar dua meter, dengan puncak pasang terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIB.

“Sekarang ini sampai tanggal 19 air pasang rob sampai dua meter. Jam puncaknya sekitar jam 9 atau 10 malam. Karena hujannya besar, kawasan yang rendah menjadi tergenang,” katanya.

Edi menyebut, Pemkot Pontianak terus melakukan sejumlah upaya penanganan. Salah satunya meningkatkan fungsi parit-parit dan saluran air melalui pengerukan, penurapan, serta pembenahan saluran besar agar aliran air dapat bergerak lebih lancar.

Baca Juga: BMKG: Puncak Banjir Rob Kalbar Belum Terjadi, Warga Diminta Siaga hingga 20 Juni

“Upaya kita tetap meningkatkan fungsi parit-parit yang ada, dengan pengerukan dan penurapan, termasuk parit-parit besar,” jelasnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#pasang air sungai #parit #pemkot pontianak #banjir