Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno di Pontianak

Hanif • Selasa, 23 Juni 2026 | 06:07 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan hadir di HUT Kuda Kepang Maju Tresno di Siantan Hulu, Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Gubernur Kalbar Ria Norsan hadir di HUT Kuda Kepang Maju Tresno di Siantan Hulu, Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Kesenian Kuda Kepang Maju Tresno yang dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Gang Bima Sakti 3, Kelurahan Siantan Hulu, Kota Pontianak, Minggu (21/6).

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Paguyuban Jawa Kalimantan Barat yang terus menjaga dan melestarikan kesenian serta budaya leluhur di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

Menurutnya, perjalanan 62 tahun Kesenian Kuda Kepang Maju Tresno menjadi bukti konsistensi, kebersamaan, dan komitmen masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang.

Baca Juga: Grebeg Suro 2026 di Singkawang Tampilkan Perpaduan Tradisi Jawa dan Kreativitas Modern

“Usia 62 tahun bukan waktu yang singkat. Ini menunjukkan adanya semangat kebersamaan dan kepedulian untuk menjaga budaya yang diwariskan para pendahulu,” ujar Norsan.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat juga disuguhkan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Bardahe Lakopolo” yang dibawakan oleh dalang Ki Saminggun Anggit Purwoko dari Kebumen, Jawa Tengah.

Gubernur menilai wayang kulit tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan pesan moral yang relevan dalam kehidupan masyarakat.

“Wayang kulit bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengandung nilai-nilai luhur kehidupan. Filosofi Kesenian Maju Tresno, Memayu Mayuni Mawana, mengingatkan kita bahwa menjaga dan merawat budaya merupakan bagian dari upaya memperbaiki kehidupan bersama,” katanya.

Baca Juga: DPRD Kalbar Minta Pengelola MBG Nakal Ditindak, BGN Diminta Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan di Lapangan

Lebih lanjut, Ria Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Kalimantan Barat merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Dalam hal ini, keberadaan paguyuban masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kebersamaan dan menjaga keharmonisan sosial.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemisah, tetapi jadikan sebagai perekat persatuan dan kesatuan untuk membangun Kalimantan Barat yang lebih maju,” pesannya.

Gubernur juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari rangkaian acara, seperti sunatan massal dan kirab budaya. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan nilai gotong royong serta kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga: Proyek Kereta Api Kalimantan Rp6,98 Triliun Dimatangkan, Kaltara Bidik Pusat Logistik Masa Depan

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Jawa Kalimantan Barat, Purwanto, mengatakan Paguyuban Jawa telah berkembang di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan terus aktif dalam kegiatan pelestarian budaya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Grebeg Syura yang dimulai sejak 20 Juni 2026 menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan serta menjaga keberagaman di tengah masyarakat.

Baca Juga: Skirt Suit Kembali Populer, Gaya Office Lady Era 90-an Bangkit Lagi

“Pelestarian budaya yang kita lakukan diharapkan menjadi perekat kebhinekaan dan menjaga nilai-nilai tradisi luhur masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Ketua DPRD Kota Pontianak, Ketua Panitia HUT ke-62 Kesenian Kuda Kepang Maju Tresno, tokoh agama, tokoh masyarakat, sesepuh Paguyuban Jawa, serta masyarakat. (mse)

Editor : Hanif
#kuda kepang #paguyuban jawa #kebumen #Gubernur Ria Norsan #budaya