PONTIANAK POST — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ASN, pegawai, dan mahasiswa magang di lingkungan kerjanya, Senin (22/6).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Kalbar tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak melalui UPT Puskesmas Gang Sehat, Kecamatan Pontianak Selatan, sebagai tindak lanjut permohonan yang diajukan pada 2 Juni 2026.
Pelaksanaan CKG juga melibatkan ASN dari Kanwil Ditjen Imigrasi dan Kanwil HAM Kalimantan Barat. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat Jonny Pesta Simamora bersama jajaran pimpinan.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai secara dini. Adapun layanan yang diberikan meliputi wawancara riwayat kesehatan, pengukuran antropometri, pemeriksaan kesehatan gigi, pendengaran, penglihatan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga skrining kanker payudara bagi pegawai perempuan.
Kepala Kanwil Kemenkum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menyampaikan bahwa kesehatan aparatur menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
"Pegawai yang sehat adalah aset utama organisasi. Kami tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terganggu karena kondisi kesehatan aparatur yang tidak terpantau. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pegawai mengetahui kondisi kesehatannya secara dini, sehingga risiko penyakit kronis dapat dicegah sebelum berdampak pada produktivitas kerja maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Barat," tegas Jonny.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan kardiovaskular.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Perkuat Keamanan Digital dan Tim Tanggap Insiden Siber
Selain pemeriksaan fisik, kegiatan CKG turut mendukung pemanfaatan teknologi kesehatan digital melalui penggunaan aplikasi SatuSehat Mobile yang menjadi bagian dari proses sebelum pemeriksaan.
Jonny menjelaskan bahwa penggunaan layanan digital kesehatan merupakan bagian dari upaya mendukung integrasi data kesehatan aparatur.
"Penggunaan SatuSehat Mobile bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata kita mendukung terbentuknya basis data rekam medis aparatur yang terintegrasi dan akurat. Ini sejalan dengan arah transformasi digital yang terus kita dorong di seluruh lini organisasi," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar akan melakukan evaluasi terhadap hasil pemeriksaan kesehatan pegawai, termasuk pemantauan bagi pegawai yang memiliki indikasi risiko penyakit kronis. Selain itu, upaya penerapan pola hidup sehat juga akan diperkuat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), penyediaan nutrisi seimbang, serta kegiatan olahraga secara berkala. (*)
Editor : Miftahul Khair