PONTIANAK POST - RSUD SSMA Kota Pontianak gencar lakukan edukasi terkait Tuberkulosis (TB) paru. Penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai masyarakat. Bahkan, dapat menyerang siapa saja dan sering kali datang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
Perawat RSUD SSMA Kota Pontianak, Edy Novriadi mengungkapkan banyak penderita mengira gejala yang dialami hanyalah batuk biasa atau kelelahan akibat aktivitas sehari-hari.
"Padahal, jika tidak segera ditangani, TB Paru dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius dan meningkatkan risiko penularan kepada orang lain," ujarnya.
Baca Juga: Otot Besar Belum Tentu Lebih Sehat, Ini Penjelasannya
Waspadai bila mengalami batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam ringan yang muncul terutama pada malam hari, keringat berlebih saat tidur. Adanya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, nafsu makan menurun serta tubuh yang mudah lelah.
"Sayangnya, masih banyak masyarakat yang mengabaikan gejala tersebut karena menganggapnya sebagai batuk biasa atau akibat perubahan cuaca." jelasnya.
Akibatnya penderita baru memeriksakan diri setelah kondisi semakin memburuk dan berisiko menularkan penyakit kepada orang-orang di sekitarnya.
Edy mengingatkan masyarakat bahwa TB paru dapat menular melalui percikan droplet yang keluar saat batuk, bersin, atau berbicara sehingga deteksi dini dan pengobatan yang tepat menjadi kunci utama untuk memutus rantai penularan.
Baca Juga: Madu dan Propolis: Solusi Alami Redakan Batuk dan Tingkatkan Imun
Selain deteksi dini, langkah pencegahan seperti menerapkan etika batuk, menggunakan masker saat sakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan bergizi juga penting untuk menjaga kesehatan paru-paru.
Ia menambahkan TB paru bukanlah penyakit yang susah disembuhkan. Dengan kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala sejak dini dan menjalani pengobatan hingga tuntas, upaya menuju Indonesia bebas TB dapat semakin terwujud.
"Jangan abaikan batuk yang tak kunjung sembuh. Kenali gejalanya, periksakan diri, dan lindungi orang-orang di sekitar. anda dari ancaman TB paru," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif