Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

HUT Ke-102 WKRI Kalbar Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan dan Perlindungan Anak

Novantar Ramses Negara • Selasa, 30 Juni 2026 | 05:53 WIB
Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Dirasig Krisantus saat menghadiri HUT ke-102 WKRI. (Adpim Pemprov Kalbar)
Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Dirasig Krisantus saat menghadiri HUT ke-102 WKRI. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong penguatan peran perempuan dalam pembangunan melalui pemberdayaan keluarga, peningkatan kapasitas perempuan, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Komitmen tersebut disampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang dirangkaikan dengan pelantikan Satgas "Laskar Tanna" Dewan Pimpinan Daerah (DPD) WKRI Kalbar di Gereja Stella Maris Pontianak, Minggu (28/6).

Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Yosafat Triadhi Andjioe, menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Dirasig Krisantus.

Baca Juga: Pembangunan Kereta Logistik Kalimantan Tanpa APBN, Menhub Tawarkan Skema Investasi Swasta untuk Perkuat Distribusi Ekonomi

Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi, dilanjutkan syukuran dan ramah tamah sebagai refleksi atas perjalanan panjang WKRI dalam memberikan pelayanan kepada gereja, masyarakat, dan bangsa.

Membacakan sambutan Wakil Gubernur Kalbar, Yosafat menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan WKRI yang telah memasuki usia 102 tahun. Menurutnya, tema HUT ke-102 WKRI, "Wanita Katolik RI: Berdaya dalam Hukum dan Pelopor Generasi Sehat", relevan dengan tantangan masyarakat saat ini. Perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak keluarga sekaligus pencetak generasi masa depan yang berkualitas.

"Ketika perempuan memiliki pemahaman hukum yang baik, ia mampu melindungi hak-hak keluarganya, menanamkan nilai keadilan, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Begitu pula dalam membangun generasi sehat, peran ibu sangat menentukan, mulai dari pemenuhan gizi, pendidikan karakter, hingga penanaman nilai moral dan spiritual," jelasnya.

Baca Juga: Negara Amerika Latin Mulai Tanam Durian, Bernilai Ekonomi Tinggi dan Bermanfaat untuk Perbaikan Iklim

Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Ny. Donata Dirasig Krisantus, mengatakan peringatan HUT WKRI menjadi momentum memperkuat komitmen perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Ia menyampaikan tiga harapan kepada pengurus dan anggota WKRI Kalbar. Pertama, menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun iman dan karakter anak di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Kedua, meningkatkan kapasitas perempuan melalui penguatan literasi digital, kewirausahaan, dan kepemimpinan agar semakin mandiri dan berdampak. Ketiga, melalui Satgas "Laskar Tanna", WKRI diharapkan aktif dalam perlindungan anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta mendukung program kesejahteraan ibu dan anak, termasuk percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi.

"Selamat Ulang Tahun ke-102 WKRI. Jadilah garam dan terang yang merangkul sesama tanpa membeda-bedakan, demi terwujudnya toleransi dan kedamaian di Kalbar," pesannya.(mse)

Editor : Hanif
#peran perempuan #perlindungan anak #pemberdayaan keluarga #pemprov kalbar #Literasi Digital