Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kalbar Pastikan Tak Ada Lagi Desa Berstatus Tertinggal

Uray Ronald • Jumat, 10 Juli 2026 | 22:53 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri sekaligus menyaksikan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPD PKDI) Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat. (Antara)
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri sekaligus menyaksikan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPD PKDI) Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat (10/7). (Antara)

 

PONTIANAK POST — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal di wilayah tersebut. Berdasarkan data tahun 2025, status pembangunan desa di Kalbar kini didominasi kategori mandiri dan maju sebagai hasil percepatan pembangunan hingga tingkat desa.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan capaian tersebut saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPD PKDI) Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat (10/7).

"Alhamdulillah desa tertinggal sudah tidak ada lagi di Kalbar, ini patut kita syukuri. Namun pekerjaan kita belum selesai karena kita ingin seluruh desa semakin maju, semakin mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," kata Ria Norsan dilansir Antara.

Baca Juga: Syaiful Hartadin Dorong Pembenahan Desa Durian Sebatang yang Dinilai Masih Tertinggal

Data Status Desa Didominasi Kategori Mandiri dan Maju

Ria Norsan mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat akar rumput.

Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 1.045 desa di Kalimantan Barat berstatus mandiri, 529 desa berstatus maju, dan 472 desa masuk kategori berkembang.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pembangunan desa di Kalbar terus bergerak ke arah yang lebih baik. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya meningkatkan jumlah desa mandiri sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Kepala Desa Jadi Ujung Tombak Program Pemerintah

Ria Norsan menjelaskan sekitar 2.046 desa di Kalimantan Barat menjadi sasaran berbagai program strategis pemerintah. Karena itu, kepala desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Salah satu program prioritas yang mulai dijalankan di seluruh desa ialah pembentukan Koperasi Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Program Koperasi Merah Putih akan dikomandoi oleh kepala desa. Karena itu saya berharap seluruh kepala desa dapat menjadi motor penggerak agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Ia menegaskan kepala desa tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga sebagai pemimpin pembangunan yang menentukan arah kemajuan wilayah dan kualitas hidup masyarakat di desa masing-masing.

Program Gema Membangun Desa Terus Diperkuat

Untuk mempercepat pembangunan desa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjalankan program Gema Membangun Desa yang mengedepankan pendekatan turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat dan menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama.

Salah satu implementasi program tersebut dilakukan di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, yang tengah dipersiapkan menjadi kawasan wisata sekaligus kawasan strategis perbatasan Indonesia-Malaysia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Dorong Desa Berkembang Naik Status Menjadi Desa Mandiri

PKDI Ajak Kepala Desa Sukseskan Program Pemerintah

Sementara itu, Ketua Umum PKDI Sujiono mengatakan kepala desa merupakan pelaksana terdepan pemerintahan sehingga keberhasilan berbagai program nasional maupun daerah sangat ditentukan oleh kapasitas dan kepemimpinan pemerintah desa.

"Kita adalah pelaksana terdepan pemerintahan di desa. Karena itu mari kita kawal dan sukseskan program pemerintah agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa," katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap peningkatan status pembangunan desa dapat terus berlanjut melalui penguatan kapasitas pemerintah desa, pelaksanaan program strategis, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sehingga kesejahteraan warga di seluruh desa semakin meningkat.*

Editor : Uray Ronald
#desa tertinggal Kalbar #status desa Kalimantan Barat #pembangunan desa Kalbar #Koperasi Merah Putih desa #ria norsan