PONTIANAK POST - Pembangunan Jembatan Kapuas III di Kalimantan Barat telah menyelesaikan tahap perencanaan teknis.
Namun Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, menyatakan waktu realisasi proyek ini masih bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah pusat.
Ruang Fiskal Jadi Penentu Realisasi
Syarif mengatakan, dokumen Initial Design (ID) Jembatan Kapuas III sudah rampung dan proyek telah masuk dalam rencana umum Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari Jalan Lingkar Luar Pontianak.
Baca Juga: Kabar Terbaru Jembatan Kapuas III, DPR Sebut Desain Awal Rampung dan Masuk Rencana Kementerian PU
“Namun kembali lagi, realisasinya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah karena kondisi ekonomi global dan geopolitik juga memengaruhi ruang fiskal kita,” kata Syarif.
Nilai Proyek Capai Rp2,8 Triliun
Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalbar, Candra, mengonfirmasi bahwa desain teknis Jembatan Kapuas III telah dituntaskan pada Desember 2025 dan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk proses lanjutan.
“Nilai proyek Jembatan Kapuas 3 diperkirakan mencapai Rp2,8 triliun, sehingga penganggarannya akan diusulkan melalui pemerintah pusat,” jelas Candra dikutip dari Antara (11/12/2025).
Diusulkan Bersama Dua Proyek Strategis Lain
Ada tiga proyek strategis yang diusulkan oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Ia adalah pembangunan Jembatan Kapuas III untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Baca Juga: Bukan Cuma Polisi, Pemilik Truk Diminta Ikut Tanggung Jawab Cegah Macet di Jembatan Kapuas II
Kemudian, pembangunan Jalan Pontianak Outer Ring Road (PORR) guna mengurai kepadatan lalu lintas serta meningkatkan mobilitas masyarakat, dan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Kijing.
Ketiga, infrastruktur tol tersebut diharapkan dapat mempercepat arus logistik sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Kijing sebagai hub perdagangan regional.
“Usulan ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran balai di lingkungan Kementerian PU. Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar pembangunan di Kalimantan Barat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Ria Norsan. “Langkah ini harus dibangun bersama-sama,” tambahnya.
Banggar Dorong Masuk Pembahasan APBN
Syarif menyampaikan, Banggar DPR RI akan terus mendorong agar kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, termasuk Jembatan Kapuas III, tetap menjadi perhatian dalam pembahasan APBN mendatang.
Menurutnya, proyek ini diproyeksikan memperkuat konektivitas kawasan, mengurangi kepadatan lalu lintas di Pontianak, serta mendukung distribusi logistik menuju kawasan pelabuhan dan pusat pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.
Editor : Miftahul Khair