PONTIANAK POST - Kabar baik untuk guru pendidikan agama di Pontianak. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Rizal mengatakan, usulan tambahan anggaran yang diajukan Kementerian Agama untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan dosen telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.
"Alhamdulillah, kami sampaikan kabar bahagia dari pusat bahwa usulan tambahan anggaran untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) telah resmi mendapat persetujuan," ungkap Rizal Senin (20/7/2026).
Rizal menyampaikan bahwa sejauh ini, Kemenag Pontianak telah menyalurkan TPG bulan Januari hingga Maret 2026 kepada 6 PNS dan 143 PPPK.
Baca Juga: Guru Besar Unair Ungkap Hubungan Bakteri Usus dengan Suasana Hati Manusia
Kementerian Agama telah menerima Surat Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran (SP SABA) dari Kementerian Keuangan terkait persetujuan atas usulan Tambahan Anggaran Belanja Pegawai pada Kementerian Agama tahun 2026.
"Kepastian ini merujuk pada Surat Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran (SP SABA) dari Kementerian Keuangan terkait penambahan Anggaran Belanja Pegawai Kementerian Agama tahun 2026. Dana sebesar Rp5,783 triliun tersebut dialokasikan khusus untuk membayarkan TPG serta dosen binaan Kemenag guna menjamin ketenangan para pendidik dalam mengabdi," jelasnya.
Di samping kabar kesejahteraan, Rizal menyampaikan imbauan penting mengenai penerapan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pelaksanaan tugas administratif di lingkungan Kemenag Kota Pontianak.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata Kemenag Kota Pontianak yang telah bersinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat guna meningkatkan standardisasi komunikasi publik.
Baca Juga: Guru Kristen di Pontianak Hadapi Kendala Sertifikasi dan Pencairan TPG
Rizal menekankan bahwa penggunaan bahasa yang santun, tertib, dan komunikatif di ruang pelayanan adalah cerminan dari profesionalisme institusi.
"Melalui perpaduan kepastian kesejahteraan guru dan penguatan kapasitas berbahasa pegawai, Kemenag Kota Pontianak siap menghadirkan pelayanan publik yang semakin ramah, transparan, dan menyentuh hati masyarakat," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif