SMP Bruder Pontianak Tanamkan Pendidikan Karakter, Bentuk Pribadi Berbudi Luhur dan Peduli Sesama

Wandi PP • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 14:19 WIB
SMP Bruder Pontianak, Br. Ferdianus Jelahu MTB memakaikan topi sekolah secara simbolis kepada siswi baru SMP Bruder Pontianak. (ISTIMEWA)
SMP Bruder Pontianak, Br. Ferdianus Jelahu MTB memakaikan topi sekolah secara simbolis kepada siswi baru SMP Bruder Pontianak. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bruder Pontianak terus memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk peserta didik yang berintegritas, berbudi luhur, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Pendidikan karakter di sekolah ini tidak hanya diajarkan melalui teori di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan dalam budaya sekolah yang dijalankan setiap hari.

Kepala SMP Bruder Pontianak, Br. Ferdianus Jelahu MTB, mengatakan bahwa pembentukan karakter yang sejati harus berangkat dari motivasi yang tumbuh dari dalam diri setiap individu. Menurutnya, karakter yang baik lahir dari kesadaran penuh untuk memahami mana yang benar dan mana yang tidak benar.

"Pembentukan pribadi didasarkan pada motivasi dari dalam diri, yaitu kesadaran penuh untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Dengan kesadaran itulah seseorang akan bertumbuh menjadi pribadi yang berbudi luhur," ujarnya kepada Pontianak Post, Kamis (23/7).

Baca Juga: 195 Siswa Baru SMP Bruder Pontianak Ikuti MPLS, Bekali Etika Bermedia Sosial hingga Bahaya Narkoba

Ia menjelaskan, pendidikan karakter di SMP Bruder tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki wawasan luas, kepedulian sosial, serta mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Karakter tersebut dibangun melalui kebiasaan meluangkan waktu untuk terus belajar berbagai hal sehingga memiliki pengetahuan yang luas. Selain itu, para siswa didorong untuk peduli terhadap sesama, menghargai orang lain, serta menerima setiap pengajaran dari bapak dan ibu guru sebagai bekal kehidupan di masa depan.

"Ilmu yang diperoleh di sekolah hendaknya tidak hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Menurut Br. Ferdianus, terdapat tiga pilar utama yang menjadi pedoman pendidikan karakter di SMP Bruder Pontianak. Ketiga pilar tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Baca Juga: SMP Bruder Pontianak Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Pertama adalah kesadaran diri, yakni kemampuan setiap siswa mengenali dan mengendalikan dirinya agar mampu mengambil keputusan yang benar. Kedua adalah belajar secara terus-menerus, karena proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlangsung sepanjang kehidupan. Ketiga adalah kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekolah, yang diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu, dan menjaga kebersamaan.

"Pendidikan karakter harus menciptakan pribadi yang sadar akan tanggung jawabnya, memiliki semangat belajar sepanjang hayat, dan peduli terhadap orang lain serta lingkungan di sekitarnya," jelasnya.

Semangat tersebut juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru hingga karyawan, diajak membangun kehidupan persaudaraan yang harmonis.

Br. Ferdianus menegaskan bahwa budaya saling merangkul dan menghargai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan karakter di SMP Bruder Pontianak. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam setiap aktivitas sekolah sehingga menjadi kebiasaan yang melekat dalam diri peserta didik.

Setiap pagi, misalnya, para siswa dibiasakan datang ke sekolah tepat waktu sebagai bentuk disiplin dan tanggung jawab. Sebelum kegiatan belajar dimulai, mereka berbaris di depan kelas untuk menunggu kedatangan guru. Selanjutnya, siswa memberikan salam dan berjabat tangan dengan guru sebagai bentuk penghormatan sebelum memasuki ruang kelas.

Setelah seluruh siswa berada di dalam kelas, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian Mars SMP Bruder, dan diakhiri dengan doa bersama sebelum pelajaran dimulai.

Baca Juga: SMP Bruder Singkawang Rayakan BKSN, Ajak Siswa Hidupkan Kitab Suci

Rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, penghormatan kepada guru, rasa syukur, serta semangat persaudaraan.

"Kami berharap SMP Bruder Pontianak dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral, memiliki empati, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan siap menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara," harap Br. Ferdianus. (wan)

Editor : Miftahul Khair
smp bruder pontianak disiplin siswa pendidikan karakter