BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Kalbar: Ketapang 42 Hari Tanpa Hujan!

Marsita Riandini • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 16:23 WIB
Peta prakiraan curah hujan di Kalimantan Barat pada Agustus 2026. Seluruh wilayah Kalbar diprediksi mengalami curah hujan rendah pada 10-16 Agustus 2026. (BMKG)
Peta prakiraan curah hujan di Kalimantan Barat pada Agustus 2026. Seluruh wilayah Kalbar diprediksi mengalami curah hujan rendah pada 10-16 Agustus 2026. (BMKG)

PONTIANAK POST - Seluruh wilayah Kalimantan Barat pada periode 10 hingga 16 Agustus 2026 masih berpotensi mengalami curah hujan rendah. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi kekeringan dan munculnya titik panas serta kabut asap yang mempengaruhi jarak pandang.

Prakiraan Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, pada Dasarian II (Tanggal 11-20) Agustus 2026 secara umum diprediksi sama dengan dasarian sebelumnya dalam kategori rendah, dengan curah hujan berkisar antara 0-20 mm/dasarian. Sifat hujan secara umum diprediksi bawah normal.

Analisis Curah hujan dasarian I (tanggal 01-10) Agustus 2026 ,secara umum curah hujan di Kalbar berkisar antara 0-50 mm/dasarian berada pada kategori rendah. Monitoring hari tanpa hujan (HTH) berturut-turut didasarkan pada pengamatan sampai dengan tanggal 10 Agustus 2026, secara umum dalam kategori pendek (6-10 hari) hingga menengah (11-20 hari).

Baca Juga: Kekeringan di Kalimantan, Kementerian PU Selamatkan 801 Hektare Sawah dan Layani 15.900 Jiwa

HTH terpanjang terjadi di Kalimantan Barat selama 42 hari dengan kategori Sangat Panjang, yaitu Ketapang yakni di Kecamatan Muara Pawan, Sungai Besar, dan Nanga Tayap.

Reny, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengingatkan masyarakat untuk waspada berkurangnya potensi hujan dan meningkatnya suhu udara yang terjadi dapat meningkatkan potensi kemudahan terjadi karhutla di wilayah Kalbar selama sepekan ke depan, pada 10-16 Agustus 2026. "Berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," jelasnya Senin (10/8). 

Ia mengatakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat pada hari ini, Selasa (11/8) diprakirakan secara umum cerah berawan. "Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan secara umum cerah berawan," ungkapnya. 

Secara umum nilai rata-rata harian kualitas udara dalam kategori sedang hingga sangat tidak sehat. Berdasarkan ikhtisar beberapa unsur cuaca yang diamati pada 9 lokasi di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang dilakukan BMKG Kalbar pada tanggal 09 Agustus 2026 Pukul 07.00 WIB sampai dengan  10 Agustus 2026 Pukul 07.00 WIB, terdapat suhu udara maksimum ekstrem. Suhu udara maksimum tertinggi yaitu 35.3°C terjadi di Sambas. Suhu udara rata-rata berkisar 26.4°C hingga 28.7°C. Sementara suhu udara minimum ekstrem terendah adalah 21.3°C di Sintang.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan di Kalbar, Ingatkan Potensi Karhutla Meningkat

Tidak terjadi hujan di titik pengamatan. Kriteria hari tanpa hujan termasuk kategori sangat pendek (15 Hari), pendek (6 - 10 hari), hingga sangat panjang (31 - 60 hari). Selain itu, tidak terdapat kejadian angin kencang ekstrem.

Kecepatan angin tertinggi yaitu 16 knot di Kab. Mempawah dan Kota Singkawang. Terdapat jarak pandang ekstrem. Jarak pandang dibawah 1000 meter tercatat di Kota Pontianak, Ketapang, dan Kubu Raya disebabkan kabut. (mrd)

Editor : Miftahul Khair
curah hujan rendah kekeringan bmkg karhutla ketapang