Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 Hadirkan 1.700 Peserta, Suguhkan 9 Agenda Lomba

Uray Ronald • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono saat membuka Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 di Jalan Diponegoro, Jumat (14/8/2026). Agenda ini berlangsung hingga 17 Agustus 2026 dan menghadirkan berbagai lomba. (Pemkot Pontianak)
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono saat membuka Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 di Jalan Diponegoro, Jumat (14/8/2026). Agenda ini berlangsung hingga 17 Agustus 2026 dan menghadirkan berbagai lomba. (Pemkot Pontianak)

 

PONTIANAK POST — Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 resmi digelar di Jalan Diponegoro, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 17 Agustus 2026 itu menghadirkan sembilan agenda kreatif dengan sekitar 1.700 peserta dari berbagai kategori lomba.

Ajang tersebut menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak, generasi muda, pelaku seni dan budaya, komunitas, hingga pelaku UMKM.

Pontianak Carnaval Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pontianak Carnaval Khatulistiwa menjadi wadah silaturahmi bagi pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat Kota Pontianak, tetapi juga generasi muda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menampung silaturahmi para pelaku ekonomi kreatif, terutama anak-anak muda, tidak hanya di Kota Pontianak, tapi juga Kalimantan Barat,” ujarnya saat pembukaan, Jumat (14/8/2026) malam.

Baca Juga: Jibril Cisse dan Farras Dila Dinobatkan Jadi Bujang Dare Pontianak 2026

Edi mengatakan pemerintah perlu memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan energi, bakat, dan kreativitas melalui kegiatan positif.

Sebagai ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak dinilai memiliki peran penting dalam memfasilitasi berbagai kegiatan masyarakat.

Kegiatan tersebut mencakup bidang olahraga, kesenian, budaya, hingga keagamaan. Menurut Edi, Pontianak Carnaval Khatulistiwa juga menjadi salah satu cara mengarahkan potensi generasi muda ke kegiatan produktif.

"Pemerintah Kota Pontianak selalu mendukung apa pun yang dilakukan masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk mengekspresikan energi dan kreativitasnya dalam kegiatan positif,” jelasnya.

Sembilan Agenda Meriahkan Pontianak Carnaval 2026

Ketua Panitia Pontianak Carnaval Khatulistiwa, Agus Setiadi, mengatakan kegiatan tahun ini menghadirkan sembilan agenda dalam satu rangkaian.

Kesembilan agenda tersebut terdiri atas:

  1. Lomba Kreasi Wastra Kalimantan Barat.

  2. Lomba Tari Multi-etnis Kalimantan Barat.

  3. Lomba Mural.

  4. Lomba Kostum Karnaval.

  5. Parade Drum Band Pelajar.

  6. Lomba Senam Kreasi CBP Nusantara.

  7. Lomba Konten Kreatif QRIS.

  8. Lomba Mewarnai.

  9. Lomba Modern Dance.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi bazar UMKM, edukasi dan literasi keuangan, serta ekspresi komunitas.

Sejumlah perlombaan telah dimulai pada Jumat siang, termasuk lomba kreasi wastra dan mural. Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Minggu melalui parade kostum karnaval dan drum band pelajar.

Baca Juga: Rawat Cita Rasa Lokal, DPRD Kalbar Dorong Hotel di Pontianak Hadirkan Menu Kuliner Khas

Peserta Datang dari Sejumlah Daerah Kalbar

Agus mengatakan peserta tidak hanya berasal dari Kota Pontianak. Lomba tari multi-etnis, misalnya, diikuti peserta dari Mempawah, Kubu Raya, Sanggau, Sambas, dan Singkawang.

“Lomba tari multi-etnis pesertanya juga ada dari luar Kota Pontianak, seperti Mempawah, Kubu Raya, Sanggau, Sambas, dan Singkawang,” katanya.

Secara keseluruhan, jumlah peserta Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 mencapai sekitar 1.700 orang dari seluruh kategori lomba.

Menurut Agus, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap ruang hiburan dan ekspresi kreatif.

Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak, remaja, generasi muda, milenial, Gen Z, hingga orang dewasa.

Pontianak Carnaval Diharapkan Dorong Ekonomi Lokal

Selain menjadi ruang kreativitas, Pontianak Carnaval Khatulistiwa diharapkan memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat.

Kehadiran bazar UMKM membuka ruang transaksi bagi pelaku usaha yang menawarkan berbagai produk kepada pengunjung.

Agus berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat perputaran ekonomi lokal.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini terjadi transaksi, jual beli, dan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dengan berlangsungnya sembilan agenda kreatif hingga 17 Agustus, Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kreativitas masyarakat, seni, budaya, komunitas, dan aktivitas ekonomi di Kota Pontianak.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Pemkot Pontianak
Pontianak Carnaval 2026 Carnaval Pontianak agenda Pontianak Carnaval peserta Pontianak Carnaval ekonomi kreatif Pontianak