PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono masih menimbang untuk proses pembelajaran tatap muka. Saat ini, dia masih memantau kualitas udara dengan alat air Quality Monitoring System (AQMS) dan papan display Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di Kecamatan Pontianak Tenggara.
“Saya lihat hari ini kualitas udara tidak sepekat beberapa hari lalu. Itu karena beberapa hari lalu ada hujan di beberapa bagian wilayah Kota Pontianak,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Senin (17/8).
Meski begitu, sejauh ini dia masih melihat perkembangan situasi kondisi udara di Kota Pontianak melalui alat AQMS. Jika hasilnya menunjukkan kondisi udara mulai membaik, maka proses belajar tatap muka akan bisa kembali berjalan dengan normal. Namun jika kondisi udara masih masuk kategori buruk, maka proses tatap muka masih dijalankan melalui daring.
Kepada orang tua, diminta dapat mengawasi anak-anaknya. Sebab ketika proses belajar daring dilakukan, anak-anak harus berada di dalam rumah. Karena kondisi udara di luar tidak bagus buat kesehatan. Jangan sampai setelah belajar daring selesai dilakukan, mereka justru bermain di luar rumah.
Kepada masyarakat dimintanya untuk aktivitas di luar rumah, untuk dapat menggunakan masker. Apalagi bagi masyarakat yang memiliki riwayat asma. Ketika aktivitas di luar rumah ini sangat tidak baik bagi kesehatan. (iza)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro