PONTIANAK POST – Nama Kalimantan Barat turut berkibar dalam upacara kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Celine Olivia Apriani Theo, Paskibraka Tingkat Pusat asal Pontianak, dipercaya membawa baki Bendera Pusaka Merah Putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus lalu.
Setelah menuntaskan tugas tersebut, Celine menjadi salah satu dari 76 Paskibraka Tingkat Pusat dari 38 provinsi yang mendapat apresiasi berupa dana pendidikan dari BRI melalui program BRI Peduli. Apresiasi itu diberikan di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (20/8).
Bagi Celine, pengalaman membawa baki Bendera Pusaka menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan hidupnya. Tugas tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa nama Pontianak dan Kalimantan Barat dalam upacara tingkat nasional.
Bawa Nama Kalbar ke Istana
Sebagai pembawa baki, Celine mendapat tugas penting dalam rangkaian upacara kenegaraan. Peran tersebut membutuhkan kedisiplinan dan ketelitian selama mengikuti rangkaian latihan hingga pelaksanaan upacara.
Setelah kembali dari tugas kenegaraan, perhatian terhadap pendidikan menjadi bagian penting bagi para Paskibraka. Masa penugasan telah selesai, tetapi mereka harus kembali menjalankan tanggung jawab utama sebagai pelajar.
Celine mengatakan apresiasi yang diterimanya dapat membantu kebutuhan pendidikan sekaligus menjadi penyemangat untuk terus belajar.
“Apresiasi dari BRI juga sangat berarti bagi kami. Bantuan ini membuat kami lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan semakin semangat untuk terus belajar serta mengejar cita-cita,” ungkap Celine.
Apresiasi untuk Paskibraka
Celine menerima apresiasi bersama 75 Paskibraka Tingkat Pusat lainnya. Mereka berasal dari 38 provinsi dan sebelumnya menjalankan tugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
BRI juga memberikan apresiasi kepada 72 tenaga pendukung Paskibraka. Mereka berperan mendampingi para anggota Paskibraka selama proses latihan dan persiapan hingga pelaksanaan upacara.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan pemberian dana pendidikan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi dan kedisiplinan Paskibraka serta tenaga pendukung.
“Apresiasi ini merupakan dukungan nyata terhadap dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang Paskibraka dan tenaga pendukung Paskibraka dalam menjalankan tugas mulia sebagai simbol persatuan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Dhanny, setelah menyelesaikan tugas kenegaraan, para anggota Paskibraka kembali pada tanggung jawab utama mereka sebagai pelajar. Karena itu, dukungan pendidikan dinilai penting untuk membantu mereka melanjutkan perjalanan pendidikan.
Konsisten 17 Tahun
Apresiasi kepada Paskibraka dan tenaga pendukung tersebut dilakukan BRI melalui BRI Peduli. Program serupa disebut telah berjalan selama 17 tahun berturut-turut.
Perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Permonojati Yudo Prawiro mengapresiasi konsistensi tersebut. Menurut dia, dukungan tidak hanya berarti bagi Paskibraka, tetapi juga tenaga pendukung yang mendampingi mereka selama proses persiapan.
“Selama 17 tahun, apresiasi seperti ini menjadi bentuk perhatian yang konsisten dari BRI kepada Paskibraka. Dukungan ini tentu sangat berarti, tidak hanya bagi adik-adik Paskibraka, tetapi juga bagi kami yang mendampingi mereka selama proses latihan dan persiapan,” ungkap Yudo.
Bagi Celine, tugas di Istana kini telah selesai. Namun, pengalaman membawa Bendera Pusaka dan dukungan untuk melanjutkan pendidikan menjadi bekal berikutnya setelah kembali dari panggung kenegaraan.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro