Militer Jepang Segera Tiba di Kalbar, Bawa Helikopter dan Kapal Perang untuk Bantu Tangani Karhutla

Marsita Riandini • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 12:08 WIB
Tim Personel Militer Jepang bersama TNI melakukan survei fasilitas Asrama Haji Pontianak sebagai persiapan tempat tinggal selama pelaksanaan misi bantuan penanganan Karhutla di Indonesia, Senin (31/8). (ISTIMEWA)
Tim Personel Militer Jepang bersama TNI melakukan survei fasilitas Asrama Haji Pontianak sebagai persiapan tempat tinggal selama pelaksanaan misi bantuan penanganan Karhutla di Indonesia, Senin (31/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Asrama Haji Pontianak kembali menjadi salah satu fasilitas pendukung dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan. Senin (31/8/2026), tim personel militer Jepang bersama TNI melakukan survei fasilitas Asrama Haji Pontianak sebagai persiapan tempat tinggal selama pelaksanaan misi bantuan penanganan Karhutla di Indonesia.

Dalam survei tersebut, Rahimin dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat turut mendampingi peninjauan kamar, aula, fasilitas pendukung, dan lingkungan asrama.

Sebelumnya, Asrama Haji Pontianak juga telah memfasilitasi personel TNI Angkatan Laut sebanyak 120 orang selama 8 hari, TNI Angkatan Darat sebanyak 300 personel dari Mabes TNI, serta 104 personel Brimob selama 1 hari dalam mendukung penanganan Karhutla di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Jepang Kirim Kapal Bawa 350 Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Atasi Karhutla Indonesia

Sementara itu, untuk misi bantuan Jepang, direncanakan sekitar 180 personel akan menggunakan fasilitas Asrama Haji Pontianak selama 21 hari. Pemerintah Jepang secara resmi mengerahkan Japan Disaster Relief Self-Defense Forces Unit untuk membantu pemadaman Karhutla di Kalimantan. Misi tersebut melibatkan tiga helikopter CH-47 milik Japan Ground Self-Defense Force dan kapal angkut JS Kunisaki.

Kamaludin, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalbar mengatakan, Asrama Haji Pontianak dijadikan tempat transit sementara. Kendati demikian pelayanan Asrama Haji Pontianak tetap berjalan seperti biasa.

"Sementara tempat transit, sebelum diberangkatkan ke daerah. TNI AD sudah disebar ke Kabupaten kota.  Ini masuk lagi TNI AL, juga infonya didistribusikan ke daerah,"

Terkait rencana sekitar 180 personel militerJepang akan menggunakan fasilitas Asrama Haji Pontianak, Kamaludin belum mengetahui kepastian tanggal kedatangan para personel tersebut. "Infonya tanggal 10 September 2026. Namun ini masih tentatif karena belum ada surat resmi," ungkapnya.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Ketapang, AJK dan Dinkes Bagikan Masker ke Warga di Pasar Tradisional

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan Asrama Haji Pontianak tidak hanya mendukung pelayanan haji dan umrah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.  (mrd)

Editor : Miftahul Khair
militer jepang karhutla kalbar brimob asrama haji pontianak TNI