PONTIANAK POST — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga kawasan Parit Sekunder C, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/9). Bantuan diberikan karena warga mulai kesulitan mendapatkan air layak konsumsi di tengah musim kemarau dan karhutla.
Bantuan tersebut disalurkan atas instruksi Gubernur Ria Norsan sebagai respons terhadap keterbatasan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kedatangan truk tangki pengangkut air bersih disambut masyarakat. Warga membawa jerigen, ember hingga galon dan mengantre untuk mendapatkan pasokan air, terutama untuk kebutuhan memasak dan minum.
Baca Juga: Dosen Untan Sulap Air Laut Jadi Air Minum: Dari Laut yang Asin, Lahir Harapan Penghapus Dahaga
Bagi warga Sekunder C, bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting karena sumber air mulai terbatas akibat kondisi kemarau.
Salah seorang warga, Suminem (45), mengapresiasi respons Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
"Kami mewakili warga Sekunder C mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kalbar. Perhatian nyata ini sangat kami rasakan manfaatnya. Selama kemarau ini, kami kesulitan mencari air bersih untuk minum, dan bantuan air bersih ini benar-benar menjadi solusi yang kami tunggu-tunggu," ujar Suminem di lokasi pembagian.
Menurut Suminem, debit dan kualitas air dari sumur bor warga mulai menurun sehingga masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan air rumah tangga.
Baca Juga: Norsan Salurkan Air Bersih di Kubu Raya, Ancam Cabut Izin Empat Perusahaan Terkait Karhutla
Hal senada disampaikan Jamal (38), petani di Sekunder C. Ia mengatakan, sebelum bantuan datang, warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.
"Biasanya kami harus beli air galon untuk dimasak. Dengan adanya bantuan dari Gubernur Kalbar ini, kami sangat terbantu, beban ekonomi sedikit berkurang dan kebutuhan air bersih keluarga tercukupi," ungkapnya.
Selain menyalurkan air bersih, Gubernur Ria Norsan juga memberikan dukungan kepada petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla di kawasan tersebut.
Baca Juga: Hitung-hitungan Celios: Kerugian Karhutla Januari-Agustus 2026 hingga Rp123,1 Triliun
Dalam kunjungannya, Norsan menyerahkan bantuan berupa masker, makanan dan vitamin untuk mendukung kondisi dan stamina tim gabungan serta relawan yang bertugas memadamkan api.
Sebelumnya, Norsan meninjau kondisi karhutla sekaligus melihat proses pemadaman yang dilakukan tim gabungan di kawasan Sekunder C.
Penanganan karhutla, kata Pemprov Kalbar, tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan keselamatan, kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Melalui langkah tersebut, Pemprov Kalbar terus mendorong penanganan karhutla secara terpadu, mulai dari pemadaman dan pencegahan kebakaran, perlindungan masyarakat hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak musim kemarau. (mse)
Editor : Rafael B. Junior