MTQ Nasional ke-31 Dimulai, Gubernur Ria Norsan Tekankan Kesiapan Mental Kafilah Kalbar

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 09:48 WIB
Gubernur Ria Norsan menyampaikan sambutan saat pelepasan peserta asal Kalimantan Barat akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 di Jawa Tengah, 11–20 September 2026. (ADPIM PEMPROV KALBAR)
Gubernur Ria Norsan menyampaikan sambutan saat pelepasan peserta asal Kalimantan Barat akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 di Jawa Tengah, 11–20 September 2026. (ADPIM PEMPROV KALBAR)

PONTIANAK POST — Sebanyak 47 peserta asal Kalimantan Barat akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 Nasional di Jawa Tengah, 11–20 September 2026. Para peserta menjadi bagian dari 87 anggota kafilah Kalbar yang diberangkatkan untuk mengikuti ajang tingkat nasional tersebut.

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, meminta peserta tampil percaya diri dan menjaga kondisi fisik serta mental selama mengikuti kompetisi.

“Saya yakin masyarakat Kalbar senantiasa memberikan doa dan dukungan agar kafilah Kalbar kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Karena itu, saya berharap ketua kafilah, pelatih, dan official terus memberikan motivasi serta pendampingan kepada para peserta, serta menjaga kekompakan, keharmonisan, dan kebersamaan dengan semangat asah, asih, dan asuh,” ujar Norsan saat melepas kafilah di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Dari Kelas Tahfidz Menuju Panggung MTQ, Gubernur Saksikan Kerja Sama LPTQ dan MAN 2 Pontianak

Norsan mengingatkan peserta menjaga kesehatan, pola makan, dan waktu istirahat di tengah persiapan menghadapi kompetisi. Ia juga meminta peserta tampil optimistis, berkonsentrasi, dan menjunjung sportivitas.

Menurutnya, kesiapan mental menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika peserta tampil di hadapan dewan hakim dan penonton.

“Saya ingatkan kembali, mengingat atmosfer kompetisi nasional yang besar, mental yang kuat sangat diperlukan agar para peserta terhindar dari rasa gugup atau demam panggung saat tampil di hadapan dewan hakim dan penonton luas,” tegasnya.

Norsan juga meminta pelatih dan official tidak hanya memperhatikan persiapan teknis, tetapi juga kondisi mental dan kebugaran peserta. Ia mendorong adanya waktu penyegaran sebelum pertandingan, termasuk menikmati suasana di Semarang.

Baca Juga: Kafilah Kalbar Dilepas ke MTQ Nasional XXXI Semarang, Gubernur: Tampil Prima dan Berjuang Jadi Juara

Menurut dia, penyegaran dapat dilakukan dengan berwisata kuliner atau kegiatan lain untuk menyegarkan pikiran sebelum memasuki masa pertandingan.

Kontingen Kalbar yang diberangkatkan berjumlah 87 orang. Selain 47 peserta, kafilah terdiri atas 14 pelatih, 19 pendamping atau official, serta enam pendamping orang tua/darmabakti.

Persiapan peserta telah dilakukan melalui pemusatan latihan sejak Januari hingga September 2026. Training center dilaksanakan dalam dua gelombang utama, yakni 11–17 Mei dan 26–28 Juli 2026, serta pantry center menjelang keberangkatan pada 9 September 2026.

Norsan juga menyinggung kondisi bencana yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar. Ia mengatakan belum dapat meninggalkan daerah sepenuhnya karena masih harus memantau penanganan bencana.

“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat meninggalkan daerah sepenuhnya, mengingat tanggung jawab besar untuk memantau situasi dan kondisi penanganan bencana di Kalbar,” tambahnya.

Ia berharap para kafilah, khususnya qari dan qariah, turut mendoakan agar bencana di Kalbar segera berakhir dan kondisi masyarakat kembali aman serta kondusif.

MTQ Nasional ke-31 dijadwalkan berlangsung di Provinsi Jawa Tengah pada 11–20 September 2026. Penyelenggaraan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 715 Tahun 2025. (mse)

Editor : Rafael B. Junior
ria norsan MTQ ke-31 kalimantan barat mtq nasional Kafilah Kalbar