Delapan Keluarga di Bengkayang Terima Bantuan RTLH dari TP PKK dan Pemprov Kalbar

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:28 WIB
Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Krisantus saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Bengkayang. (Adpim Pemprov Kalbar)
Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Krisantus saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Bengkayang. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST — Delapan keluarga di Kabupaten Bengkayang menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari hasil sinergi Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Kalimantan Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan keluarga.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kunjungan Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalbar, Donata Krisantus, di Kabupaten Bengkayang, Sabtu (10/10/2026). Dalam kunjungan yang sama, ia juga mendampingi pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, dan sertifikasi halal di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bengkayang.

Donata mengatakan, rumah yang layak merupakan kebutuhan mendasar karena berkaitan dengan kesehatan, keamanan, dan kualitas hidup keluarga.

Baca Juga: Olah Mocaf dan Bit Jadi Pasta, TP PKK Pontianak Raih Juara II Lomba Inovasi Pangan Kalbar

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi tempat anak tumbuh dan belajar, tempat keluarga membangun kebersamaan, serta tempat setiap anggota keluarga merasa aman dan nyaman. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, hunian yang sehat dengan sanitasi dan sirkulasi udara yang baik turut menunjang kesehatan keluarga. Karena itu, pemenuhan kebutuhan rumah layak juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.

Kepada penerima bantuan, Donata berpesan agar rumah dirawat dengan baik, lingkungan tetap bersih, serta perilaku hidup bersih dan sehat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran bergizi.

Selain bantuan hunian, TP PKK Kalbar mendampingi pelaku UP2K dalam mengurus legalitas usaha, akses pembayaran digital, dan sertifikasi halal. Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha keluarga memenuhi kebutuhan dasar pengembangan usaha.

Baca Juga: Penguasa Lahan Sagu Dunia, Mengapa Ketahanan Pangan dan Gizi Kita Tetap Rentan?

Donata juga mendorong pengembangan produk unggulan Bengkayang, seperti tikar bidai, anyaman rotan, tenun, dan batik khas daerah. Peningkatan kualitas produk, kemasan, legalitas, serta pemasaran digital dinilai penting untuk memperluas jangkauan pasar.

Ia mengingatkan kader PKK agar memperkuat pendataan dan pendampingan keluarga sehingga program bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

“Lakukan pendataan dengan cermat dan jujur, dampingi keluarga penerima, serta laporkan keluarga yang masih membutuhkan perhatian. Kami juga mengajak dunia usaha dan para dermawan untuk bersama-sama mendukung semakin banyak keluarga agar dapat tinggal di rumah yang layak, sehat, dan aman,” pesannya. (mse)

Editor : Hanif
UMKM Bengkayang bantuan RTLH Bengkayang Donata Krisantus rumah layak huni TP PKK Kalbar