SSB Tanjungpura yang merupakan sekolah sepak bola milik Kodam XII/Tanjungpura, di laga final yang berlangsung pada hari minggu (17/11), harus mengakui keunggulan dari SSB Mansungai Sambas lewat babak adu pinalti, setelah diwaktu normal bermain imbang 1-1.
Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, mengatakan untuk juara 1 dan 2 pada turnamen ini berhak mewakili Kalbar untuk event nasional di Semarang, Jawa Tengah yang akan digelar pada akhir bulan Januari 2020 mendatang.
“Sedangkan juara tingkat nasional nantinya akan mewakili Indonesia bertanding di SEAF CUP, di Kuala Lumpur, Malaysia pada maret 2020,” ungkapnya.
Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengungkapkan, SSB Tanjungpura harus puas menjadi juara 2 karena di babak final harus mengakui keunggulan SSB Mansungai Sambas lewat drama adu pinalti.
"SSB Tanjungpura berhasil mencetak gol terlebih dahulu melalui ananda Fazlan Mukti pada menit ke-7, dan berhasil ungguk di babak pertama. Di babak ke 2, SSB Mansungai Sambas berhasil menyamakan kedudukan pada pada menit ke-5. Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah 1-1 untuk kedua tim. Pertandingan dilanjutkan dengan babak adu pinalti, di babak adu pinalti, SSB Mansungai Sambas berhasil unggul dengan skor 2-0 dan menjadi juara Turnamen SEAFT U-11 ," ujar Kapendam XII/Tpr.
Kapendam XII/Tpr melanjutkan, atas keberhasilannya menjadi juara ke-2 pada Turnamen SEAFT U-11, SSB Tanjungpura mendapatkan piala serta piagam penghargaan. “Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua SEAFT Indonesia, Bapak Iskandar. Selain itu, kita juga berhak mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada even nasional,”pungkasnya. (var) Editor : Ari Aprianz