Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa, Ini 6 Cara Menjaga Menjaga Cairan Tubuh Seharian

Khoiril Arif Ya'qob • Kamis, 5 Maret 2026 | 13:47 WIB

Ilustrasi dehidrasi saat puasa.
Ilustrasi dehidrasi saat puasa.

PONTIANAK POST - Saat bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam, risiko dehidrasi bisa meningkat, terlebih jika beraktivitas di tengah cuaca panas.

Agar tubuh tetap bugar dan terhidrasi selama menjalani puasa, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan. Berikut beberapa tips yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama Ramadan.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Air Putih untuk Tubuh, Bikin Sehat dan Berenergi

1. Atur Jadwal Minum Air

Air putih merupakan sumber utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Meski minuman seperti teh atau kopi dapat membantu menyegarkan tubuh, air tetap menjadi pilihan terbaik untuk mengganti cairan yang hilang.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, dianjurkan mengonsumsi delapan gelas air setiap hari dengan pola berikut:

- 2 gelas saat berbuka puasa

- 4 gelas pada malam hari

- 2 gelas saat sahur

Cara ini membantu tubuh mendapatkan cairan yang cukup meski tidak minum sepanjang hari saat berpuasa.

Selain itu, suhu air juga berpengaruh terhadap penyerapan cairan dalam tubuh. Air dengan suhu sekitar 10–22 derajat Celsius dinilai ideal untuk penyerapan yang optimal.

Baca Juga: Ade Rai Ungkap Kesalahan Fatal Saat Minum Air yang Sering Dianggap Sehat

2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran memiliki kandungan air yang tinggi sehingga sangat baik dikonsumsi saat sahur maupun berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, tetapi juga menyediakan berbagai nutrisi penting yang membuat tubuh tetap segar selama berpuasa.

Beberapa buah dan sayuran yang memiliki kandungan air tinggi antara lain:

- Semangka

- Melon

- Tomat

- Belimbing

- Rambutan

Makanan tersebut dapat membantu tubuh tetap terhidrasi sekaligus memberikan vitamin dan mineral yang dibutuhkan.

Baca Juga: Strategi Minum Air 2-4-2, Dokter Ungkap Puasa Lebih Kuat dan Optimal

3. Hindari Konsumsi Kafein Berlebihan

Minuman berkafein seperti kopi dan teh memang sering menjadi pilihan untuk meningkatkan energi. Namun konsumsi kafein yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh lebih sering buang air kecil.

Efek diuretik dari kafein dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Konsumsi kafein sekitar 250 mg atau setara dua cangkir kopi sudah cukup memberikan efek tersebut.

Selain itu, mengonsumsi kopi saat perut kosong juga dapat meningkatkan asam lambung dan mengiritasi lapisan usus. Sebaiknya makan camilan terlebih dahulu sebelum minum kopi.

4. Batasi Asupan Garam

Garam mengandung natrium yang dapat memengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh. Konsumsi garam yang berlebihan dapat membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi.

Selain itu, terlalu banyak natrium juga dapat membebani kerja ginjal. Oleh karena itu, sebaiknya batasi makanan yang terlalu asin dan gunakan rempah-rempah sebagai pengganti garam untuk menambah cita rasa makanan.

Baca Juga: Aturan Minum Obat Selama Puasa, Apoteker Ingatkan Pasien Maag dan Penyakit Kronis

5. Konsumsi Makanan Berkuah Saat Sahur dan Berbuka

Hidangan berkuah seperti sup atau kaldu dapat menjadi pilihan yang baik saat sahur maupun berbuka puasa.

Makanan berkuah tidak hanya membantu menambah asupan cairan tubuh, tetapi juga umumnya memiliki kalori yang lebih rendah sehingga membantu menjaga berat badan tetap ideal selama Ramadan.

Meski begitu, tetap perhatikan penggunaan garam saat memasak. Kadar natrium yang terlalu tinggi justru dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Baca Juga: Ingin Menambah Berat Badan? Berikut 12 Buah yang Disarankan Ahli Gizi, Tak Harus Minum Suplemen

6. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat

Berolahraga tetap penting dilakukan selama Ramadan, tetapi waktu pelaksanaannya perlu diperhatikan agar tidak memicu dehidrasi.

Hindari olahraga pada siang hari karena dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat.

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah:

- Menjelang berbuka puasa

- Setelah berbuka atau pada malam hari

Beberapa jenis olahraga ringan yang dianjurkan selama puasa antara lain jalan kaki santai, yoga, aerobik ringan, atau bersepeda jarak pendek. (*)

Editor : Miftahul Khair
#puasa #dehidrasi #haus #Ramadan 2026 #cairan tubuh