Menurutnya nama-nama tersebut sudah dipikirkan matang oleh Presiden Jokowi. “Tentu nama-namanya sudah top semua dan tidak perlu dipertanyakan. Kami di bawah siap bersinergi dan berkoordinasi menjalankan program-program pemerintah pusat,” imbuh dia.
Menurut dia, pihaknya akan mendukung penung program pemerintah pusat dalam lima tahun kedepan. Salah satu yang cukup menonjol dari susunan kabinet adalah terakomodirnya orang-orang yang expert di bidang pengembangan industri 4.0. “Program pemerintah adalah untuk menciptakan sumber daya manusia yang tangguh dalam menghadapi era sekarang ini. Dimana dunia digital dan pasar terbuka sedemikian pesatnya. Dibutuhkan daya saing di bidang SDM,” sebut dia.
Adapun Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabar Denia Yuniarti Abdussamad mengaku bangga sehubungan dengan dipilih dan dilantiknya Ketua Umum BPP HIPMI 2015 – 2019 oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“HIPMI Kalbar meyakini Bahlil Lahadalia akan menjadi menteri berprestasi. Kami berharap kepemimpinan beliau membawa manfaat seluas-luasnya bagi kebaikan bangsa dan tentunya HIPMI dan masyarakat luas. Bahlil faham betul potensi-potensi ekonomi daerah karena selama memimpin HIPMI rajin sekali turun ke daerah,” paparnya.
HIPMI Kalbar menyambut positif, biar pun belum ada tokoh Kalbar dalam daftar pejabat negara setingkat menteri yang dilantik. Pihaknya tetap mendukung penuh dan mengucapkan selamat bekerja untuk Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin beserta jajaran Menterinya. Pihaknya siap menjadi pelaku aktif dan berkontribusi kongkrit untuk kemajuan bangsa khusus di bidang ekonomi.
“Kami pemuda-pemudi kini dan nanti kelak menjadi pelanjut estafet perjuangan memajukan bangsa khususnya di bidang ekonomi. Siapa lagi yang kita harapkan melindungi masa depan bangsa sendiri kalau bukan diri kita. Indonesia bergerak menuju negara maju bermartabat, kami yakin dan optimis komposisi pasukan yang bersama Pak Jokowi adalah para ahli di bidangnya yang akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang di Asia dan Bangsa maju di dunia,” pungkasnya. (ars Editor : Salman Busrah