Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bukit Kelam Bakal Miliki Kereta Gantung

Salman Busrah • Jumat, 14 Januari 2022 | 10:56 WIB
BANGUN KERETA GANTUNG - Investor dari Jakarta akan membangun kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam Kabupaten Sintang. ISTIMEWA
BANGUN KERETA GANTUNG - Investor dari Jakarta akan membangun kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam Kabupaten Sintang. ISTIMEWA
Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam Kabupaten Sintang akan dibangun kereta gantung. Pembangunan fasilitas ini akan didanai oleh investor dari Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Untuk itu, Jarot meminta instansi teknis yang menangani pariwisata Bukit Kelam agar mempersiapkan diri dan memberikan dukungan kepada investor dimaksud. 

“Nantinya akan ada investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam. Saya minta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk mempersiapkan diri atas rencana tersebut,”pinta Jarot.

Ia melanjutkan, bila pembangunan kereta gantung bisa terwujud di Bukit Kelam, tentu akan menambah daya tarik taman wisata alam yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam di Kalbar.

"Dengan adanya kereta gantung, wisatawan akan bisa menikmati Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam dari dekat dengan pemadangan yang memesona,” ujarnya. Bukit Kelam merupakan sebuah batu monolit gelap yang saat ini dianggap sebagai formasi batu monolit terbesar dan tertinggi di dunia mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia. Ketinggian bukit kelam mencapai 1.002 mdpl. Sementara Ayers Rock memiliki tinggi 862 mdpl.

Bukit kelam berlokasi di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Jaraknya sekitar 20 km dari Kota Sintang dengan waktu tempuh 20 menit atau sekitar 395 kilometer dari Kota Pontianak dengan waktu tempuh sekitar 7-8 jam. Ada dua cara/moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju ke sana.

"Melalui darat bisa dengan bus atau melalui udara dengan pesawat dari Bandara Pontianak (PNK) Supadio ke Bandara Sintang (SQG)-Tebelian Airport. Ada maskapai Wings Air dan Nam Air yang melayani rute langsung," ucapnya.

Jarot mengungkapkan, Bukit Kelam merupakan ekosistem yang kaya akan flora dan fauna. Karena keanekaragaman hayatinya, pemerintah menata kawasan tersebut sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam.

"Berkunjung ke Bukit Kelam, wisatawan dapat menikmati suasana yang sejuk dan segar sekaligus melihat pemandangan hutan tropis di sekitar," pungkasnya. (var)  Editor : Salman Busrah
#bukit kelam #sintang