JUMLAH petugas haji dari unsur TNI akan ditambah. Tidak tanggung-tanggung, penambahannya sampai 100 persen dibandingkan musim haji 2024. Keputusan itu diambil Kementerian Agama (Kemenag) untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada jemaah haji.
Penambahan petugas haji dari unsur TNI tersebut disampaikan Wamenag Romo HR Muhammad Syafi’i. Rencana itu juga sudah disampaikan langsung saat bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan kuota petugas haji dari TNI pada 2024 sebanyak 100 orang. Tahun depan ditambah menjadi sekitar 200 orang.
’’Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji,’’ kata Romo Syafi’i.
Dia menambahkan, dengan melibatkan lebih banyak personel TNI, mitigasi kondisi rawan saat puncak haji di Armuzna bisa lebih optimal. Sebab, personel TNI mempunyai keterampilan khusus.
Politikus Gerindra itu mengatakan telah meminta direktur Bina Haji Kemenag untuk mengalokasikan kuota petugas haji bagi personel TNI. Penambahannya minimal dua kali lipat dari kuota tahun sebelumnya. ’’Untuk jumlah pastinya, nanti Kemenag bersurat secara resmi kepada pimpinan TNI,’’ jelasnya.
Sementara itu, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengapresiasi dan menyambut baik rencana Kemenag tersebut. Menurut dia, langkah itu merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. ’’Berapa pun personel TNI yang dibutuhkan, kami siap sepenuhnya,’’ kata Maruli.
Dia menegaskan, keterlibatan prajurit TNI dalam misi haji merupakan langkah penting untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efektif. Itu sesuai komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam meningkatkan perlindungan terhadap jemaah haji ke depannya. (mia/wan/c7/oni)
Editor : A'an