PONTIANAK POST - Tak terasa beberapa waktu lagi kita akan kembali memasuki bulan Ramadhan atau bulan puasa.
Bulan ramadhan atau bulan puasa merupakan bulan suci bagi umat muslim.
Di mana seluruh umat berpuasa dari fajar hingga senja sebagai bagian dari kewajiban agama mereka.
Bulan ramadhan bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga merupakan waktu untuk introspeksi, memperkuat hubungan spiritual, dan meningkatkan kesadaran akan kesulitan yang dihadapi oleh orang-orang yang kurang beruntung.
Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, di mana umat muslim percaya Al-Qur'an pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dengan mengetahui awal puasa Ramadhan, Anda bisa mempersiapkan diri lebih dini.
Mulai dari persiapan secara ilmu, mental, fisik, maupun material.
Sebab, puasa Ramadhan adalah ibadah wajib yang haram hukumnya ditinggalkan.
Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2025 Versi Pemerintah
Dikutip dari laman Kemenag.go.id, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025.
Sidang ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia.
berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.
"Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” ungkap Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat.
Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2025 Versi Muhammadiyah
Awal Ramadhan 2025 menurut Muhammadyah sudah ditetapkan.
Merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 bertepatan pada tanggal 1 Maret 2025 mendatang.
"Ijtima': Jumat, 28 Februari 2025 M pukul 00:44:44 GMT. Awal Imkan Rukyat Dunia: Jumat, 28 Februari 2025 M pukul 14:42:47 GMT. Lintang: 20° 00' 00" LU. Bujur: 50° 35' 30" BT. Tinggi bulan: 07° 02' 18". Elongasi: 08° 00' 00". 1 Ramadhan 1446 H: Sabtu, 1 Maret 2025 M," bunyi keterangan dalam kalender tersebut.
KGHT merupakan hasil perhitugan para ahli hisab di Muhammadiyah. Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-32 yang diselenggarakan pada Jumat-Ahad, 23-25 Februari 2024 di Pekalongan memutuskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) mulai diberlakukan pada 1 Muharram 1446 Hijriah.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Suara Muhammadiyah telah menerbitkan secara resmi, KHGT Tahun 1446 Hijriah.
Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2025 Versi NU
Sampai saat ini, LF PBNU (Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) belum merilis prediksi atau keputusan resmi mengenai awal puasa Ramadhan 2025.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, NU menerapkan metode rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung terhadap hilal.
Menurut laman NU Jawa Barat, metode ini mengharuskan observasi bulan secara langsung dengan memenuhi ketentuan tertentu terkait kesaksian.
Apabila hilal tidak terlihat meskipun secara astronomi seharusnya tampak, maka jumlah hari bulan sebelumnya akan disempurnakan menjadi 30 hari atau disebut istikmal.
Setelah itu, hari berikutnya ditetapkan sebagai awal bulan baru. (mif)
Editor : Miftahul Khair