PONTIANAK POST - Sejumlah kepala daerah dijadwalkan mengikuti retret yang telah direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kepala daerah terpilih yang dilantik pada 20 Februari 2025 akan menjalani retret di Magelang, Jawa Tengah, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.
Sebanyak 481 bupati dan wali kota serta 33 gubernur dipastikan mengikuti kegiatan ini.
Apa Itu Retret?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret berarti menarik diri sejenak dari rutinitas untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mencari ketenangan batin.
Istilah ini sering digunakan dalam konteks keagamaan, terutama dalam tradisi Kristen.
Selain dalam konteks religius, retret juga umum dilakukan di lingkungan perusahaan dan sekolah.
Tujuannya adalah meningkatkan moral, memperkuat hubungan antar individu, dan menunjukkan apresiasi kepada staf.
Secara umum, retret dapat diartikan sebagai proses menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari menuju tempat yang tenang dan aman.
Dalam lingkup pemerintahan, retret memiliki makna sebagai orientasi, pembekalan, dan pelatihan yang diberikan kepada pejabat negara, termasuk para kepala daerah dan menteri.
Tujuannya adalah untuk memperkuat pemahaman serta kesiapan mereka dalam mengemban tugas setelah dilantik.
Dalam hal ini, sebanyak 505 kepala daerah terpilih dijadwalkan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.
Selain sebagai ajang pelatihan, retret ini juga berfungsi untuk memperkuat dedikasi kepala daerah kepada rakyat, bangsa, dan negara. Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, soliditas, serta membangun karakter loyalitas, integritas, dan kepribadian yang bersih.
Pemimpin yang baik diharapkan memiliki 16 sifat utama, yaitu: jujur, berpengetahuan, berani, mampu mengambil keputusan, dapat dipercaya, berinisiatif, bijaksana, tegas, adil, menjadi teladan, tahan uji, loyal, tidak mementingkan diri sendiri, antusias, simpatik, dan rendah hati. (mif)
Editor : Miftahul Khair