PONTIANAK POST – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir, akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir April 2025.
Masa baktinya ditandai oleh upaya intens dalam memperkuat hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia yang berkembang secara dinamis dan mencatatkan banyak kemajuan bersama di berbagai sektor.
"Merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Republik Indonesia," kata Dubes Lakhdhir dalam keterangan tertulisnya.
"Kreativitas dan ketangguhan masyarakat Indonesia sungguh menginspirasi saya, dan saya bangga dengan berbagai cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dan Amerika untuk bekerja sama menghadapi tantangan bersama guna menjadikan negara kita lebih aman, lebih kuat, dan lebih sejahtera. Saya sangat menghargai keramahan dan persahabatan yang hangat yang saya rasakan di sini," lanjut Lakhdir.
Selama menjabat, Kamala Lakhdhir secara aktif menjalin hubungan yang lebih erat antara kedua negara. Ia memainkan peran kunci dalam mendorong kolaborasi di sejumlah sektor penting, mulai dari bidang pendidikan, perdagangan, hingga kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.
Menjelang kepulangannya ke Amerika Serikat, ia dijadwalkan mengadakan sejumlah pertemuan dengan para pemangku kepentingan dan mitra Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, ia akan menekankan komitmen berkelanjutan pemerintah AS dalam menjaga dan memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia.
Setelah kepergian Dubes Lakhdhir, posisi sementara sebagai kepala perwakilan diplomatik AS di Jakarta akan dijabat oleh Heather C. Merritt, yang kini menjabat sebagai Wakil Duta Besar, dalam kapasitas Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI). (mif)
Editor : Miftahul Khair