Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pelindo Operasikan Layanan Bongkar Muat Peti Kemas di Kijing Mulai Pekan Depan

Hanif PP • Minggu, 15 Juni 2025 | 00:10 WIB
Ilustrasi Kegiatan Ekspor Impor.
Ilustrasi Kegiatan Ekspor Impor.

PONTIANAK POST - PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo (Persero) berupaya memperkuat konektivitas logistik Kalimantan Barat (Kalbar) melalui layanan bongkar muat peti kemas di Terminal Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah. Layanan ini mulai beroperasi pada pekan depan.

"Pelindo memulai pelayanan bongkar muat peti kemas di Terminal Kijing pada pekan ketiga Juni 2025, " kata General Manager Pelindo Pelabuhan Pontianak, Kalbar, Yanto, Sabtu (14/6).

Dia mengatakan pada tahap awal untuk pengoperasian layanan bongkar muat peti kemas di Terminal Kijing, Pelindo menyiapkan peralatan berupa dua unit Harbour Mobile Crane (HMC).

Selain itu, disiapkan juga alat untuk penumpukan peti kemas di lapangan, jenis reach stacker (RS) dan juga truk untuk pengangkutan di terminal.

“Secara bertahap pada tahun 2026 nanti, Pelindo juga akan mendatangkan quay container crane (derek peti kemas di dermaga) dan juga rubber tyred gantry (RTG atau derek peti kemas di lapangan penumpukan,” ujarnya lagi.

Dia mengatakan layanan peti kemas di Pelabuhan Kijing merupakan kolaborasi dan sinergi antarentitas bisnis pada grup usaha Pelindo, yakni Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), Sub Holding PT Pelindo di bidang peti kemas dan Pelindo Multi Terminal (SPMT), Sub Holding PT Pelindo di bidang multipurpose.

"Sebelumnya Terminal Kijing telah melayani kargo non-peti kemas, seperti curah kering, curah cair, dan general cargo," katanya lagi.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Kelas I Pontianak Dian Wahdiana menyambut baik pengoperasian Terminal Kijing, karena dinilai berdampak positif bagi kelancaran logistik di Pontianak maupun wilayah Kalbar secara keseluruhan.

Menurutnya, Terminal Kijing menjadi solusi yang diberikan Pelindo atas adanya keterbatasan kedalaman alur pelayaran di Sungai Kapuas yang menghambat masuknya kapal-kapal berukuran besar ke Pelabuhan Dwikora Pontianak.

"Tentunya akan memudahkan pengguna jasa logistik, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat menekan biaya logistik menjadi lebih efisien,” ujar Dian dalam sosialisasi yang diselenggarakan oleh Pelindo kepada seluruh perusahaan pelayaran, asosiasi pengguna jasa kepelabuhanan di Pontianak, Jumat (13/6).

Kendati demikian, dia mengingatkan agar dalam pengoperasian Terminal Kijing, Pelindo selalu mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan kerja.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Nasional Pengusaha Pemilik Kapal Indonesia (DPC INSA) Pontianak Tju Fo Phin mendukung rencana pengoperasian Terminal Kijing untuk kegiatan bongkar muat peti kemas.

"Pengoperasian Terminal Kijing menjadi salah satu langkah maju sebagai mitigasi atas Pelabuhan Dwikora yang berada di Sungai Kapuas," kata Tju.(ant)

Editor : Hanif
#mempawah #bongkar muat #Pelindo #pelabuhan kijing #kalbar #HMC #Peti Kemas