Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Megawati Menangis Saat Hasto Datang ke Kongres PDIP, Jabatan Sekjen Masih Kosong

Hanif PP • Minggu, 3 Agustus 2025 | 09:55 WIB
TERHARU: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menangis haru saat menyambut kedatangan Sekjen demisioner PDIP Hasto Kristiyanto di Kongres VI PDIP di Badung, Bali, Sabtu (2/8).
TERHARU: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menangis haru saat menyambut kedatangan Sekjen demisioner PDIP Hasto Kristiyanto di Kongres VI PDIP di Badung, Bali, Sabtu (2/8).

PONTIANAK POST - Sekretaris Jenderal (Sekjen) demisioner PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri Kongres Ke-6 PDIP, Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8). Ia langsung mencium tangan dan memeluk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga Megawati pun meneteskan air mata.

Momen tersebut terjadi di tengah-tengah Megawati menyampaikan pidato politik ketika suasana sedang hening. Saat itu, Hasto memasuki ballroom tempat kongres dan langsung naik ke panggung untuk menghampiri Megawati.

"Saya tadinya berdoa tetapi saya tidak terlalu berharap, bahwa yang namanya Pak Hasto berada kembali di kelilingi kita semua," kata Megawati setelah Hasto turun panggung.

Megawati pun menghentikan sejenak pidatonya dan sesekali menyeka air mata menggunakan tisu. Ia mengatakan bahwa kehadiran Hasto adalah bukti bahwa kebenaran akan menang.

Seluruh kader PDIP yang ada di lokasi pun bertepuk tangan sambil meneriakkan nama Megawati.

"Maka ingatlah apa yang tadi saya katakan, harus teguh, harus setia, karena itulah anugerah yang diberikan kepada manusia oleh Allah Subhana Wa Ta'ala," kata Presiden Ke-5 Republik Indonesia itu.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto resmi bebas dari Rumah Tahanan Negara atau Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  setelah memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Hasto menginjakkan kaki keluar dari lingkungan Rutan KPK pada Jumat (1/8) malam pukul 21.23 WIB.

"Seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya seluruh simpatisan anggota dan kader PDI Perjuangan, hari ini, 1 Agustus 2025, saya mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Hasto usai keluar dari lingkungan Rutan KPK, Jakarta.

 

Jabatan Sekjen PDIP

Sementara itu, PDIP mengumumkan susunan lengkap kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP  periode 2025-2030 dari hasil Kongres ke-6 PDIP, tetapi belum ada nama Hasto Kristiyanto. Hasto merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP dari periode sebelumnya, yang baru mendapatkan amnesti bebas dari tahanan dan telah hadir dalam kongres. Namun untuk periode ini, jabatan sekjen masih dirangkap oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Sekretaris Jenderal belum diputuskan Ibu, masih merangkap," kata Ketua SC Kongres ke-6 PDIP Komarudin Watubun saat konferensi pers kongres di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8).

Menurut Komarudin, Megawati mempunyai pertimbangan tersendiri mengenai posisi Sekjen, sehingga untuk saat ini memutuskan untuk rangkap jabatan.

"Saya kira ibu pasti ada punya pertimbangan waktu membuat keputusan tentang itu," katanya.

Status rangkap jabatan Megawati menjadi Sekjen tercantum dalam daftar struktur pengurus DPP PDIP. Namun, rangkap jabatan sebagai sekjen itu ditengarai hanya sementara.

PDIP akan segera melengkapi daftar pengurus DPP PDIP periode 2025-2030 sebelum diserahkan ke Kementerian Hukum (Kemenkum). PDIP masih mempunyai waktu untuk melengkapi struktur pengurus tersebut.

"Kenapa saya kira belum diumumkan? Yang pasti ibu punya pertimbangan, pertimbangan lebih matang lah, baik untuk kepentingan internal partai maupun kepentingan yang lebih besar," tegasnya.

Di sisi lain, Komarudin memastikan gelaran Kongres VI PDIP berjalan sukses. (ant/jp)

Editor : Hanif
#sekjen #menangis #jabatan #hasto kristiyanto #kpk #Presiden Prabowo #amnesti #megawati #PDIP Bali