PONTIANAK POST - Dua motor Ducati yang diangkut menggunakan pikap tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/8). Masing-masing bernopol B 4225 SUQ dan B 3838 BOB. Dua motor premium itu adalah barang bukti yang disita KPK dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel “Noel” Ebenezer. Selain dua motor itu, KPK juga mengamankan sejumlah mobil dan uang tunai.
Noel terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu (20/8) malam. “Diduga terlibat kasus pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3),” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta, kemarin. Noel, lanjut Fitroh, sudah diamankan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. “Rangkaiannya dari semalam," tambah Fitroh.
Noel tidak sendirian. OTT KPK juga berhasil mengamankan sepuluh orang lain. Mereka terdiri atas pejabat dan aparatur sipil negara di lingkungan Kemenaker. Meski demikian, hingga kemarin sore KPK belum mengungkap secara rinci identitas sepuluh orang tersebut. KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
Kabar OTT itu membuat akun media sosial (medsos) Noel dibanjiri komentar netizen. Hampir semuanya mencemooh. Noel memang dikenal cukup aktif di medsos. Hampir semua aktivitasnya diunggah ke medsos.
Harta Noel
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id , total harta Noel mencapai Rp 17.620.260.877 atau Rp 17,6 miliar. LHKPN itu dilaporkan saat awal menjabat pada 17 Januari 2025.
Noel tercatat memiliki tanah dan bangunan sebanyak lima bidang di Depok dan Bogor, Jawa Barat. Total harta kekayaan tidak bergerak milik mantan relawan Joko Widodo itu senilai Rp 12.145.000.000.
Noel juga memiliki kendaraan bermotor. Namun, dua motor Ducati yang kemarin disita KPK tidak tercantum dalam LHKPN tersebut. Kendaraan milik Noel yang dilaporkan adalah Mitsubishi Pajero Sport 2020 (Rp 500 juta), KIA Picanto 2015 (Rp 90 juta), Yamaha Nmax 2015 (Rp 16 juta), Toyota Fortuner 2022 (Rp 430 juta), dan Toyota Land Cruiser 300 VX 2023 (Rp 2,3 miliar). Jumlah harta bergerak milik Noel senilai Rp 3.336.000.000 atau Rp 3,3 miliar. Noel juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 109.500.000, kas dan setara kas Rp 2.029.760.877. Sehingga, harta Noel seluruhnya mencapai Rp 17.620.260.877.
Presiden Tak Akan Intervensi
OTT yang menjerat Noel mendapat atensi DPR dan Istana Negara. Maklum, Noel adalah orang pertama di Kabinet Merah Putih yang terjaring OTT KPK. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kemarin mengatakan, Presiden Prabowo Subianto tidak pandang bulu terhadap penegakan kasus korupsi. Namun, Dasco memilih untuk menunggu pengumuman resmi KPK. “Memang belum ada pengumuman resmi dari KPK tentang status dari yang bersangkutan,” katanya. Dia yakin Prabowo tidak akan melindungi jajarannya yang terbukti terlibat korupsi maupun pemerasan.
Di kompleks Istana Negara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku sudah mendapatkan kabar terkait OTT Noel. Dia menyebutkan bahwa Prabowo memberikan pesan kepada seluruh pembantunya agar berhati-hati. “Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan. Oleh karena itu, kami menyatakan keprihatinan yang mendalam,” tuturnya.
Menurut dia, Prabowo sudah mendapatkan laporan tentang OTT tersebuti. Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut campur dalam proses hukum. “Beliau menghormati proses di KPK dan dipersilakan untuk proses hukum dijalankan sebagaimana mestinya,” ucap Prasetyo. Dia juga menyebut, jika memang terbukti, Noel akan diganti. Namun, dia akan menunggu 1x24 jam untuk mendengar kabar tentang status Noel.
Dia mengatakan, kasus itu akan menjadi bahan evaluasi Kabinet Merah Putih. “Ini sekali lagi membuktikan bahwa memang korupsi ini sudah sedemikian masuk penyakit stadium 4 dan itu tidak hanya berlaku kepada pejabat negara. Memang PR besar kita,” katanya. (mia/lyn/oni)
Editor : Hanif