Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Panduan Lengkap Pertolongan Pertama Saat Demonstrasi

Fifi Avrillya Irananda • Selasa, 2 September 2025 | 15:41 WIB
UNJUK RASA: Para K-Popers membawa atribut berupa poster, lightstick hingga spanduk dalam aksi tolak PPN 12 persen di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/12).
UNJUK RASA: Para K-Popers membawa atribut berupa poster, lightstick hingga spanduk dalam aksi tolak PPN 12 persen di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/12).

PONTIANAK POST - Pada situasi yang beresiko seperti demonstrasi yang kerap terjadi akhir-akhir ini, kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama adalah keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh setiap para massa atau aksi unjuk rasa.

Melalui pemahaman beberapa teknik penting dalam panduan pertolongan pertama dan langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan dalam situasi kritis, akan menjadi langkah awal untuk memberikan bantuan yang cepat, aman, dan efektif sebelum tenaga medis sampai di lokasi.

Saat Kerumunan Menjadi Ancaman

Dalam situasi unjuk rasa yang bermula pada Senin 25 Agustus 2025, hingga kini masih berlangsung dan  menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. 

Aksi yang awalnya dipicu oleh isu tunjangan anggota DPR kini telah berkembang menjadi simbol kemarahan publik yang meluas. 

Dalam kondisi kerumunan, kejadian gas air mata dan bentrokan antar satu sama lain tentu kemungkinan besar akan terjadi.

Ketika para unjuk rasa bersuara, seringkali mereka melupakan bahwa setiap individu yang hadir akan berhadapan dengan risiko yang nyata, bahkan ancaman bagi kesehatan dan keselamatan para demonstrasi meningkat. 

Dilansir dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, bahwa Pertolongan pertama adalah tindakan awal yang diberikan kepada korban kecelakaan atau keadaan darurat sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Tindakan ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa, mencegah kondisi memburuk, dan mempercepat proses pemulihan.

Maka pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama menjadi sangat penting. Dengan begitu akan menjadi pondasi dasar dalam perlengkapan yang bertujuan  tidak hanya dapat melindungi diri mereka sendiri, melainkan dapat melindungi antar satu sama lain.

Persiapan Matang Adalah Kunci Keselamatan di Lapangan

Sebelum memutuskan untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi, penting untuk melakukan persiapan fisik dan perlengkapan pribadi.

Berlaku bagi peserta maupun sekadar pengamat, karena persiapan tersebut tidak bisa disepelekan jadi bukanlah sekadar datang dan bergabung dalam kerumunan saja.

Alasan penting mengapa banyak orang mengalami cedera ringan hingga berat, pingsan, kepanikan, cedera ringan hingga serius, hal tersebut terjadi bukan semata-mata karena kondisi di lapangan melainkan karena kurangnya persiapan dan ketidaksiapan dalam menghadapi risiko.

 

Perlengkapan yang Wajib Dibawa

1. Menggunakan masker N95/KN95 atau sejenisnya

Masker jenis ini khusus untuk menyaring partikel kecil di udara seperti debu, asap, dan khususnya gas air mata yang dapat mengganggu pernapasan.

Jika masker tersebut tidak tersedia, dapat menggunakan masker medis yang dilipat menjadi dua lapisan atau bisa menggunakan masker dengan bahan kain yang dibasahi air.

2. Kacamata pelindung

Untuk menghindari iritasi serius pada mata akibat paparan debu atau gas, kacamata dapat menjadi salah satu cara dalam menjaga mata agar terlindungi secara prioritas.

3. kotak P3K mini

Kotak P3K ini dapat berisi plester, kapas steril, perban elastis, antiseptik, salep untuk luka dan obat-obatan pribadi. Sebagai upaya sederhana dalam menanggulangi luka ringan.

4. botol semprot kecil yang berisi air bersih atau larutan saline

Fungsinya untuk membilas mata dan kulit ketika terkena gas air mata.

5. Air minum dalam jumlah yang cukup

Cairan sesuai kebutuhan tentu berfungsi menjaga hidrasi tubuh, terutama bila demonstrasi berlangsung dalam waktu lama.

Karena dehidrasi dan kelelahan dapat menurunkan konsentrasi, stamina dan menjadi lebih rentan kurang fokus.

6. Berpakaian sesuai arahan

Tentu Menjadi bagian penting dari setiap persiapan dan menjadi strategi keamanan, hal ini menjadi upaya dari sebuah tindakan untuk melindungi diri secara fisik dan mempermudah identifikasi kelompok.

Berikut pakaian yang dianjurkan:

- Kenakan lengan panjang, celana panjang, sepatu tertutup, hindari menggunakan bahan sintetis yang mudah terbakar.

- Siapkan Pakaian bersih dalam kantong plastik (untuk berjaga-jaga jiika pakaian yang dipakai terkontaminasi bahan kimia).

- Gunakan topi untuk melindungi dari sinar matahari sekaligus dari paparan bahan kimia.

Penutup

Turun ke lokasi demonstrasi bukan hanya sekadar untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga berkaitan dengan melindungi diri sendiri melalui panduan pertolongan pertama saat demo.

Tentu Persiapan bukan hanya langkah perlindungan diri, tetapi juga mencerminkan kesadaran, tanggung jawab, dan rasa solidaritas untuk membantu menciptakan suasana yang lebih aman bagi semua peserta.

Sehingga, Pengetahuan tentang panduan pertolongan pertama akan menjadi sia-sia tanpa perlengkapan yang memadai, dan perlengkapan pun tidak berguna tanpa pemahaman cara menggunakannya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#panduan #keselamatan #unjuk rasa #demonstrasi