Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Main Gawai Bikin Depresi

Marsita Riandini • Minggu, 28 September 2025 | 19:14 WIB
Ilustrasi seseorang depresi bermain smartphone.
Ilustrasi seseorang depresi bermain smartphone.

 

PONTIANAK POST - Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak, Rhomadon Apdani menyatakan banyak remaja yang menghadapi masalah kesehatan mental karena penggunaan gawai berlebihan.

“Misalnya, gangguan fokus, kecemasan, depresi, kesulitan tidur, hingga dampak negatif dari penggunaan HP yang berlebihan. Salah satu masalah yang kerap muncul adalah gangguan fokus atau konsentrasi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan remaja sering sulit berkonsentrasi saat belajar atau mengerjakan tugas, jika tidak ditangani, gangguan konsentrasi dapat menurunkan prestasi, menambah rasa stres, dan membuat remaja kehilangan motivasi.

“Selain itu, kecemasan merupakan masalah umum yang dialami remaja bisa berupa rasa khawatir berlebihan, takut gagal, atau selalu merasa tidak cukup baik dibandingkan orang lain, jika dibiarkan, kecemasan dapat membuat remaja sulit beraktivitas dengan tenang, menarik diri dari lingkungan sosial,” ungkapnya.

Menurutnya, masalah yang lebih serius adalah depresi pada remaja yang ditandai dengan perasaan sedih terus-menerus, kehilangan minat terhadap aktivitas yang biasanya disukai, mudah tersinggung atau marah, merasa tidak berharga, serta sulit membuat keputusan. Bahkan, muncul pikiran untuk menyakiti diri. Kondisi ini perlu segera ditangani karena dapat mengganggu masa depan remaja.

Dia menambahkan penanganan yang tepat oleh dokter psikiatri, permasalahan Kesehatan mental pada remaja dapat diatasi.

“Masa remaja adalah masa yang penting dalam pembentukan generasi akan datang yang sehat, tangguh, dan produktif. Untuk mewujudkannya, menjaga kesehatan fisik saja tidak cukup. Kesehatan mental remaja juga memainkan peranan penting dalam menentukan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (mrd)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#mental #kesehatan #gawai #depresi #smartphone