Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Satgas Korpasgat Bersama TNI-Polri Siagakan Personel di Dogiyai Antisipasi Bencana Hidrometeorologi 2025

Hanif PP • Kamis, 6 November 2025 | 13:21 WIB
Apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi 2025 di Polres Dogiyai, diikuti TNI, Polri, dan Pemkab Dogiyai.
Apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi 2025 di Polres Dogiyai, diikuti TNI, Polri, dan Pemkab Dogiyai.

PONTIANAK POST — Satgas Korpasgat bersama TNI-Polri dan aparatur Pemkab Dogiyai menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 di Mapolres Dogiyai, Jalan Trans Nabire, Distrik Kamuu, Kab. Dogiyai, Rabu (5/11/2025). Kegiatan diikuti sekitar 80 peserta dari TNI, Polri, dan ASN Pemkab Dogiyai, menjelang puncak musim hujan dan fenomena La Niña yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.

Apel dipimpin Kapolres Dogiyai, Kompol Yocbeth M. Mayor, S.H., dan dihadiri perwakilan TNI, jajaran Polri, serta pemerintah daerah yang diwakili Asisten II Setda, Natalis Agapa, S.E., M.Si. Kapolres menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen dalam merespons bencana secara cepat dan tepat.

Berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, Indonesia telah mengalami 2.606 bencana dengan korban jiwa 361 orang, 37 hilang, 615 luka-luka, dan 5,2 juta warga mengungsi. Menurut World Risk Index 2025, Indonesia menempati posisi ketiga negara dengan potensi bencana tertinggi.

BMKG memprediksi puncak musim hujan berlangsung bertahap dari November 2025 hingga Januari 2026. Fenomena La Niña kategori lemah dapat meningkatkan intensitas hujan, terutama di wilayah selatan termasuk Papua. Personel akan melakukan deteksi dini, pemetaan wilayah rawan bencana, dan sosialisasi informasi kepada masyarakat. Logistik, sarana operasional, dan kendaraan selalu siap digunakan.

“Satgas Korpasgat siap mendukung seluruh upaya penanggulangan bencana di Dogiyai, bekerja sama dengan Polri dan pemerintah daerah,” ujar Danpos Satgas Korpasgat Moenamani, Lettu Pas M. Iqbal Fahriyansyah, S.Tr.(Han),  Simulasi tanggap darurat akan digelar rutin, termasuk evakuasi, penyaluran bantuan, trauma healing, dan pemulihan infrastruktur sesuai prosedur.

Apel ini menegaskan sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mitigasi bencana, demi melindungi keselamatan masyarakat dan meminimalisir potensi kerugian.(*)

Editor : Hanif
#Satgas Korpasgat #tni polri #musim hujan #apel #Dogiyai #Hidrometeorologi #pemkab #Tanggap Darurat