PONTIANAK POST - Ketua Umum Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Ardiansyah mengatakan kegiatan Dialog Pariwisata dan Kebudayaan di Johor Bahru, Malaysia mendapat respon positif dari para peserta. Menurutnya, ini menjadi momentum baik dalam mempromosikan wisata dan kebudayaan Indonesia, terutama budaya bugis, di Malaysia.
"Belum lama ini kami (FKOB) melaksanakan kegiatan dialog pariwisata dan kebudayaan, bertempat di Memorial Daeng Haddadek Sri Saleiwangeng, Pontian Johor Bahru Malaysia," ujar Ardianysah, Senin (17/11).
Tema dialog yang dibawa kata dia mengenalkan warisan kebudayaan bugis sekaligus meningkatkan promosi wisata antar bangsa menuju pariwisata emas 2045.
Pesertanya seratus orang, dari Indonesia, Malaysia dan Singapura. Dikegiatan itu, mereka antusias sehingga dialog berjalan hidup. Di sana mereka mendengarkan paparan sejarah awal bugis di tanah melayu dari era zaman Melaka, lalu sejarah kedatangan bugis 5 bersaudara di tanah Melayu dulu sampai pengaruh bugis dalam politik dan ekonomi.
Selebihnya kata dia garis besar tentang sejarah bugis dan perantauan bugis di sini. Informasi sejarah ini menjadi bahan edukasi bagi para peserta. Dengan begitu mereka bisa mendapatkan informasi baru tentang budaya bugis di tanah melayu.
Melihat animo peserta yang tinggi mengikuti dialog ini, tak menutup kemungkinan FKOB akan kembali melakukan dialog yang sama di luar negeri.
Sebagai informasi, selain Ketua umum FKOB menjadi narasumber, juga dihadirkan Ahli Penasihat Jumaah Majlis Diraja Johor, Dato' Dr Kasim Bin Thukiman, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kalbar Bader Sasmara dan budayawan Sulawesi Selatan, Abdi Mahesa.(iza)
Editor : Hanif