PONTIANAK POST — Angin kencang memicu gelombang tinggi dan merobohkan bangunan rumah milik Salbiah (85) di pesisir pantai Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Senin (8/12) pagi. Dia tinggal di rumah yang terletak di Jalan Dusun Taruna RT 09/RW 02 itu bersama keluarganya, Eko Saputro.
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi beserta jajaran BPBD langsung menuju lokasi kejadian dan melihat meninjau kondisi korban. Wakil Bupati Juli Suryadi Burdadi bersama Kepala BPBD, Aswin beserta jajarannya meninjau kondisi Salbiah dan keluarganya. Rumah korban hancur diterjang gelombang.
Menurut Juli, musibah tersebut disebabkan faktor alam. Cuaca ekstrim menyebabkan kerusakan dilingkungan masyarakat. Dia memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui BPBD akan memberikan bantuan sesuai kemampuan daerah.
“Terutama bantuan yang sangat dibutuhkan oleh korban seperti logistik dan lainnya,” ucap Juli.
JDia mendoakan agar korban segera memiliki tempat tinggal baru yang lebih baik.
“Kami mendoakan semoga korban diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Pasti ada hikmah di balik setiap musibah,” ungkapnya.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Mempawah, Mulyadi memastikan pihaknya akan menyalurkan bantuan untuk korban gelombang tinggi di Desa Sungai Duri II sesegera mungkin. “Untuk bantuan yang akan kita salurkan berupa logistik. Secepatnya bantuan akan kami serahkan kepada korban,” singkatnya. (wah)
Editor : Hanif