Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tahun Baru di Posko Pengungsian, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera

Hanif PP • Jumat, 2 Januari 2026 | 09:15 WIB

 

SAPA ANAK-ANAK: Presiden Prabowo Subianto menyapa anak-anak di pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (31/12). Prabowo menghabiskan malam Tahun Baru 2026
SAPA ANAK-ANAK: Presiden Prabowo Subianto menyapa anak-anak di pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (31/12). Prabowo menghabiskan malam Tahun Baru 2026

PONTIANAK POST - Presiden Prabowo Subianto memilih mengawali tahun 2026 dengan bermalam di posko pengungsian korban banjir dan longsor. Di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Prabowo menyambut pergantian tahun bersama ratusan pengungsi.

Didampingi sejumlah menteri, Prabowo tiba di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan pada Rabu (31/12) malam. Ia makan malam bersama warga, berdialog, hingga menonton film bersama anak-anak pengungsi. Kehadirannya disambut antusias oleh warga yang kehilangan rumah dan mata pencaharian akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, sebagian besar pengungsi Batang Toru telah kembali ke rumah. Namun, posko tetap difungsikan untuk dapur umum dan layanan kesehatan. “Malam tahun baru Pak Presiden menginap di Tapanuli Selatan, makan malam bersama warga dan menonton film bersama,” ujar Teddy.

Salah satu pengungsi, Sariah Bogo Harahap (49), warga Desa Hutagodang, berharap perhatian pemerintah pusat. Rumahnya hanyut diterjang banjir, memaksanya mengungsi bersama tujuh anggota keluarga, termasuk dua cucu yang masih balita. “Saya hanya sempat bawa baju di badan. Saya berharap Bapak Presiden membangun rumah dan membuka lapangan kerja. Sawah kami hancur,” katanya.

Sebelum bermalam di posko, Prabowo lebih dulu meninjau Jembatan Bailey di Sungai Garoga, Rabu siang. Jembatan darurat yang dibangun Detasemen Zeni Tempur TNI AD bersama PT Nindya Karya dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum itu menjadi pengganti sementara jembatan lama yang rusak dan memutus akses ekonomi warga.

Jembatan dengan bentang sekitar 44 meter dan lebar 3,75 meter itu mampu menahan beban hingga 30 ton. Kehadirannya diharapkan memulihkan konektivitas utama antara Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, sekaligus memperlancar distribusi logistik. Prabowo menegaskan percepatan pembangunan harus tetap mengutamakan standar keselamatan.

Usai dari lokasi jembatan, Presiden kembali menyambangi Posko Kesehatan Batu Hula dan berdialog dengan tenaga medis. Dokter Kesdam I/Bukit Barisan, Kapten CKM drg Alfian, melaporkan tim medis telah bertugas selama 36 hari dan menangani sekitar 2.300 pasien, dengan kasus terbanyak ISPA dan infeksi kulit.

Pada hari pertama 2026, Kamis (1/1), Prabowo melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang. Di sana, ia meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara untuk pengungsi dan memimpin rapat terbatas bersama para menteri, pimpinan BUMN, serta kepala daerah setempat.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya mendatangi daerah-daerah dengan dampak bencana paling besar, meski mengakui belum dapat menjangkau seluruh wilayah. “Saya sudah sampaikan ke gubernur dan Mendagri, daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi. Saya mohon maaf belum bisa ke semua titik,” ujar Prabowo.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani melaporkan, pihaknya menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian bagi pengungsi dalam waktu tiga bulan. Prabowo menekankan, kehadiran pemerintah di lokasi bencana bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan masalah di lapangan teridentifikasi dan ditangani secara tepat.

Rangkaian kunjungan kerja itu ditutup dengan kepulangan Presiden ke Jakarta pada Kamis (1/12) sore. Dari Aceh Tamiang, Prabowo bertolak menggunakan helikopter menuju Lanud Soewondo, Medan, lalu melanjutkan penerbangan ke Lanud Halim Perdanakusuma.

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda Tapanuli Selatan pada Senin (24/11) menimbulkan dampak besar. Data mencatat 88 orang meninggal dunia, 30 orang hilang, dan 160 orang luka-luka, serta kerusakan parah pada infrastruktur dan sarana air bersih. (oni/lyn/ant)

Editor : Hanif
#Prabowo Subianto #longsor #pengungsian #percepatan pemulihan aceh #presiden #tapanuli selatan #korban banjir