Prabowo Usul ‘Gentengisasi’ Nasional Gantikan Atap Seng, KDMP Jadi Ujung Tombak Produksi

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Selasa, 3 Februari 2026 | 14:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jabar, pada Senin (2/2).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jabar, pada Senin (2/2).

PONTIANAK POST - Presiden Prabowo Subianto mendorong lahirnya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat, atau yang ia sebut sebagai ‘gentengisasi’, sebagai upaya mempercantik wajah Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Melansir Antara (2/2), Gagasan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.

Ia menyoroti masih masifnya penggunaan atap seng pada rumah-rumah warga di berbagai daerah.

Menurut Prabowo, dominasi atap seng tak hanya membuat lingkungan tampak kurang sedap dipandang, tetapi juga mengurangi kenyamanan penghuni rumah.

Material ini dinilai lebih panas, mudah berkarat, dan kurang ideal untuk jangka panjang dibanding genteng berbahan tanah liat.

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” ujar Prabowo.

Baca Juga: OJK Selidiki Saham Gorengan, Prabowo Instruksikan Reformasi Integritas Bursa

KDMP Sebagai Ujung Tombak Produksi

Prabowo menjelaskan, proyek gentengisasi nasional yang ia gagas akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi di daerah.

Melalui skema ini, koperasi akan diperkuat dengan pabrik genteng skala lokal yang menggunakan peralatan relatif terjangkau.

Bahan bakunya pun mudah didapat, karena memanfaatkan tanah lokal yang dapat diolah dan dicampur dengan material tertentu agar menghasilkan genteng yang lebih ringan sekaligus kuat.

“Jadi nanti Koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah, dan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya, bisa ringan dan kuat,” jelasnya.

Baca Juga: Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo yang Kini Jadi Deputi Gubernur BI

Prabowo Ajak Daerah Sukseskan Gentengisasi

Presiden juga mengungkap adanya kajian akademis yang menunjukkan bahwa limbah abu batu bara berpotensi dimanfaatkan sebagai campuran bahan genteng.

Inovasi ini dinilai mampu menghasilkan genteng berkualitas, sekaligus menjadi solusi pengelolaan limbah industri yang selama ini menjadi persoalan.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa program gentengisasi nasional akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah, baik pada tahap persiapan maupun setelah pelaksanaannya.

Ia pun mengajak para kepala daerah untuk aktif terlibat dan mengambil peran dalam menyukseskan program tersebut.

“Kita akan bantu saudara, sebelum gentengisasi, sesudah gentengisasi. Ini serius ya. Bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah, terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah,” tegas Presiden.

Presiden berharap, dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia dapat berubah menjadi lebih tertata dan indah, sekaligus terbebas dari atap-atap seng berkarat yang ia nilai sebagai simbol ketertinggalan. (*)

Editor : Miftahul Khair
genteng Gentengisasi seng presiden KDMP prabowo Koperasi Merah Putih atap