Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kata Purbaya soal Harga Minyak Dunia Melonjak: "BBM Subsidi Belum Naik, Uangnya Masih Cukup”

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:40 WIB

Purbaya
Purbaya

PONTIANAK POST - Pemerintah memastikan belum akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meskipun harga minyak dunia tengah melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hingga saat ini pemerintah belum memiliki rencana untuk mengubah kebijakan subsidi BBM, termasuk menaikkan harga bagi masyarakat.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan dikutip dari Antara (6/3).

Baca Juga: Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik Meski Harga Minyak Dunia Tembus 118 Dolar per Barel

APBN Masih Kuat Menahan Kenaikan Harga Minyak

Menurut Purbaya, kondisi pasokan minyak dalam negeri masih aman. Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang sebelumnya memastikan ketersediaan BBM nasional tetap terjaga.

Ia menjelaskan, rata-rata perkembangan harga minyak dunia saat ini masih berada di bawah batas maksimal yang telah diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, anggaran negara masih cukup kuat untuk menahan dampak fluktuasi harga energi global.

“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” ujar Purbaya.

Meski demikian, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil kebijakan baru.

“Kita lihat kondisi seperti apa. Setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas,” tambahnya.

Baca Juga: Benarkah Stok BBM Indonesia Tinggal 20 Hari? Ini Penjelasan Dewan Energi Nasional

Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang

Sebagai bendahara negara, Purbaya meminta masyarakat tetap tenang menghadapi gejolak harga minyak dunia.

Ia menegaskan Indonesia sudah beberapa kali menghadapi lonjakan harga minyak global tanpa menimbulkan krisis besar.

“Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, tidak hancur negaranya. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” katanya.

 

Harga Minyak Dunia Melonjak

Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga memastikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite tidak akan naik meskipun harga minyak mentah dunia jenis Brent Crude Oil telah menembus 118 dolar AS per barel.

Menurut laporan Sputnik, harga tersebut merupakan yang tertinggi sejak 17 Juni 2022.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, ketika Brent berada di kisaran 64 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) tercatat sekitar 57,87 dolar AS per barel.

Lonjakan harga minyak dunia dipicu meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang memicu ketidakpastian pasokan energi global.

Baca Juga: Polda dan Pemerintah Antisipasi Antrean BBM di Kalbar, Pertamina Pastikan Stok Aman

Meski demikian, pemerintah menegaskan kebijakan subsidi energi masih aman dan harga BBM untuk masyarakat tetap dijaga stabil, khususnya menjelang bulan puasa dan perayaan Idul Fitri. (*)

Editor : Miftahul Khair
#minyak dunia #menteri keuangan #Purbaya #konflik timur tengah #Harga BBM #Pertalite